Dolar Perkasa, Reksa Dana Valas Jadi Primadona Baru Investor
Dana kelolaan reksa dana dolar melonjak 96,8% jadi US$3,16 miliar. Ini faktor pendorong dan prospek investasinya ke depan.
Karyawan melintas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019)./Bisnis-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JAKARTA –-Terkait dengan tingginya risiko potensi pelemahan ekonomi China, pengamat menilai sektor pertambangan perlu mendapat perhatian khusus.
Analis Reliance Sekuritas Kornelis Wicaksono mengatakan bahwa salah satu importir raw mining materials terbesar adalah China.
“Jika ekonomi Tiongkok melemah terkait perang dagang, maka permintaan raw materials ditakutkan ikut menurun,” jelasnya kepada Bisnis akhir pekan ini.
Kornelis mengatakan bahwa selama libur Lebaran ini fokus investor masih kepada perang dagang AS-china yang berlanjut dengan blacklist terhadap Huawei.
Dikhawatirkan perang dagang akan menekan ekonomi kedua negara yang berimbas ke negara lain. Alhasil, data krusial yang akan menentukan arah IHSG pascalebaran adalah tingkat pengangguran AS yang dirilis pada 7 Juni.
Departemen Tenaga Kerja AS menyampaikan jumlah tenaga kerja baru pada Mei 2019 hanya 75.000 tenaga kerja. Angka ini, jauh di bawah ekspektasi pasar, sebanyak 180.000 tenaga kerja.
Tim analis Monex Investindo Futures menuliskan dalam laporan, Jumat (7/6/2019), capaian ini adalah yang terendah kedua dalam 4 bulan di mana kenaikan jumlah tenaga kerja kurang dari 100.000 karena pasar tenaga kerja masih menunjukkan sinyal pelemahan.
Selain itu yang menjadi pemicu penurunan jumlah tenaga kerja pada Mei adalah laporan dua bulan sebelumnya yang menunjukkan revisi penurunan yang substansial.
Secara umum, laporan AS tersebut menjadi titik hitam lainnya di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi yang lebih besar.
Sementara itu, lanjut dia, investor perlu memperhatikan saham-saham bluechip dan defensif misalnya di sektor consumer goods dengan tidak menentunya ekonomi global yang berimbas terhadap ekonomi domestik.
Misalnya saja PT Mitra Adi Perkasa Tbk. (MAPI) dan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RAL). Saham-saham tersebut layak diperhatikan mengingat penjualannya akan mendapat sentimen positif selama Ramadan.
Dia memberikan target konsensus MAPI masih jauh yaitu di angka Rp1130 sedangkan target konsensus RALS di 1890.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Dana kelolaan reksa dana dolar melonjak 96,8% jadi US$3,16 miliar. Ini faktor pendorong dan prospek investasinya ke depan.
TPT lulusan D4-S3 di DIY mencapai 3,94% pada Mei 2026. Disnakertrans DIY menyoroti ketidaksesuaian kompetensi dan kebutuhan industri.
Pegadaian Championship 2026/27 resmi bergulir. Sebanyak 273 pertandingan akan disiarkan EMTEK Media melalui TV dan platform digital.
Kasus DBD Kota Jogja turun dari 233 menjadi 82 kasus hingga Agustus 2026. Dinkes memperkuat PSN 3M Plus jelang musim hujan.
Mendagri Tito Karnavian menyatakan pemerintah akan mempelajari usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa yang diajukan perkumpulan Kades AMJ.
MAN 5 Sleman meraih Stand Favorit dan Medali Perunggu Lomba Video Profil di Extranas VIII Lamongan, 11–13 September 2026.