Advertisement
Bulog Mart Jaga Stabilitas Harga
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Guna menjaga kestabilan harga, Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Devisi Regional (Divre) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengoperasikan tiga dari lima gerai Bulog Mart.
Menurut Kepala Perum Bulog Divre DIY Awaluddin Iqbal, keberadaan Bulog Mart saat ini masih sebatas perwakilan di lima kabupaten kota di DIY. Hingga kini, pihaknya baru mengoperasikan Bulog Mart di Jogja (Kota Baru), Sleman (Kalasan) dan Kulonprogo (Wates).
Advertisement
“Dalam waktu dekat, Bulog Mart akan dibuka Bantul (Pajangan) dan Gunungkidul (Wonosari),” tutur dia saat ditemui di kantornya, Rabu (21/5/2014).
Iqbal menjelaskan orientasi penjualan di toko tersebut masih sebatas menjual bahan pokok makanan seperti beras, gula pasir, minyak goreng dan tepung terigu. Hal itu dilakukan agar Bulog Mart mampu menstabilkan dan meredam harga sembako.
Komoditas bahan pangan lainnya seperti daging sapi, telur ayam belum dapat dijual lantaran Bulog belum memiliki tempat penyimpanan khusus. Iqbal mengklaim, harga yang ditawarkan Bulog Mart dapat bersaing dengan retail lain yang sudah menjamur saat ini.
Apalagi, lanjut Iqbal, Bulog memiliki pasokan beras yang melimpah. Sebelumnya Bulog sendiri merupakan BUMN pangan di mana 10% komersial dan 90% merupakan Public Service Obligation (PSO).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Carik Bohol Segera Dipenjara, Kasus Lurah Masih Berlanjut
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Avtur Mahal, Biaya Tambahan Tiket Pesawat Naik, Ini Dampaknya
- Program Bedah Rumah Diperluas Tahun Ini Jangkau Seluruh Daerah
- Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
- Lonjakan Harga Plastik Tekan UMKM Makanan Minuman di DIY
- Nasib BBM Nonsubsidi Belum Pasti, Harga Sekarang Hanya Sementara
- Utang Pinjol Tembus Rp100 Triliun Waspada Risiko Kredit Meningkat
- Indonesia Buka Opsi Impor Minyak dari Rusia untuk Amankan BBM
Advertisement
Advertisement



