Advertisement
PEMBATASAN BBM BERSUBSIDI : Pertamina : Stok di DIY Tetap aman
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Marketing Branch Manager Pertamina DIY dan Surakarta, Freddy Anwar mengimbau warga tidak panik terkait pengendalian BBM yang dilakukan saat ini. Pihaknya menjamin stok BBM bersubsidi DIY aman, sembari menunggu revisi kuota BBM yang baru.
"Kalau sesuai kuota lama APBN 2014, stok premium di DIY sebesar 575.306 Kilo Liter [KL] dan solar sebanyak 130.000 KL per tahun. Kalau seandainya masih menggunakan kuota lama, stok cukup sampai akhir tahun," tandasnya kepada Harianjogja.com.
Advertisement
Freddy Anwar mengaku masih menunggu kuota terbaru APBN-P dari BPH Migas yang diputuskan dari 48 juta KL menjadi 46 juta KL untuk tahun ini. Sembari menunggu revisi kuota, lembaganya mengendalikan BBM agar ketersediaan mencukupi hingga akhir tahun. Realisasi konsumsi BBM subsidi di DIY hingga Juli 2014 mencapai 54% sehingga sisa stok mencukupi hingga lima bulan ke depan.
"Untuk konsumsi solar DIY per hari hanya 350 KL, premium sebesar 1.500 KL dan pertamax 35 KL. Pengendalian yang kami lakukan tidak memengaruhi pasokan, justru menjaga stok. Kami berharap masyarakat tidak panik, beli BBM sesuai kebutuhan," lanjut Fredy.
Senada dengannya, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY juga mengimbau agar masyarakat tidak panik. Meski terjadi kelangkaan BBM di sejumlah SPBU, kata Ketua Hiswana Migas DIY Siswanto, secara umum kuota BBM bersubsidi di DIY cukup.
"Memang ada penurunan kuota BBM subsidi sebesar dua KL. Itu berlaku secara nasional. Untuk DIY pengurangannya hanya satu hingga dua persen saja," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BI Proyeksikan Ekonomi DIY 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen
- Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, UBS dan Galeri24 Melonjak
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Ekonomi Vietnam Tumbuh 8,02 Persen pada 2025, Tertinggi 3 Tahun
- Konsumsi Dex Series di Jateng-DIY Naik 35,6 Persen Saat Nataru 2026
- Libur Nataru, Konsumsi Listrik di DIY Meningkat 16 Persen
- 75 Persen Tiket Nataru Dibeli Lewat Access by KAI
Advertisement
Advertisement





