Jadwal Bus ke Parangtritis, Pantai Drini hingga Obelix Sea View
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026. Berikut jadwal keberangkatan yang dapat dijadikan acuan perjalanan:
Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak jenis Premium di SPBU. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
BBM Terbaru rencana bulan depan masuk DIY.
Harianjogja.com, JOGJA- Setelah uji pasar di tiga kota, Jakarta, Bandung dan Surabaya, PT. Pertamina berencana memasarkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite ke wilayah DIY pada Agustus mendatang. Hingga kini, sebanyak 15 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masuk radar Pertamina.
Assistant Manager External Relation MOR IV Pertamina Robert Marchelino mengatakan, pihaknya berencana memasarkan pertalite untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah pada Agustus mendatang. Hingga kini Pertamina terus melakukan pemetaan terhadap SPBU yang dimungkinkan mampu memasarkan BBM jenis baru itu. Menurutnya, SPBU yang dinilai siap menjual pertalite ditentukan oleh sejumlah faktor. Selain keberadaan tangki pendam khusus untuk pertalite, Pertamina juga melihat lokasi dan penyerapan BBM masing-masing SPBU.
“Sampai saat ini kami baru mematakan sebanyak 15 SPBU di DIY dan Jawa Tengah yang dinilai bisa memasarkan pertalite. Jumlah tersebut bisa berubah karena kami masih akan menawarkan penjualan pertalite kepada masing-masing SPBU,” ujar Robert kepada Harianjogja.com, Jumat (24/7/2015).
Disinggung rencana kuota pertalite yang akan dipasarkan untuk dua provinsi tersebut, Robert belum bisa menjawabnya. Menurutnya, penentuan besaran kuota pertalite akan dilakukan setelah evaluasi yang dilakukan oleh Pertamina dari hasil uji pasar yang dilakukan di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Dia menjelaskan, Pertamina menargetkan penjualan selama uji pasar di masing-masing kota sebanyak 5 ton per hari. Uji pasar sendiri akan berlangsung setidaknya dua bulan ke depan. Meski begitu, sambungnya, minat masyarakat untuk menggunakan pertalite di tiga kota tersebut cukup tinggi.
“Penjualan di Surabaya misalnya, kan dimulai pukul 10.00 WIB. Nah, untuk dihitung kira-kira lima ton bisa terserap sampai jam berapa? Ini akan menjadi pertimbangan juga untuk menentukan besaran kuota pertalite di wilayah DIY dan Jawa Tengah,” katanya.
Jatah Premium
Robert mengatakan, masuknya BBM jenis pertalite untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah tidak akan mengurangi pasokan BBM jenis premium maupun pertamax. Pertamina menyerahkan penyerapan atau konsumsi premium kepada mekanisme pasar. “Kalau masyarakat banyak yang beralih ke pertalite maka dengan sendirinya jatah premium akan berkurang. Sebab, dari segi kualitas pertalite lebih bagus dibandingkan premium,” jelas dia.
Berapa harga pertalite untuk DIY dan Jawa Tengah? Robert mengatakan, penentuan harga pertalite dilakukan oleh Pertamina pusat. Namun, harga pertalite untuk kedua wilayah ini, masih mengacu pada ketentuan harga selama uji pasar, yakni sebesar Rp8.400 per liter. “Daerah DIY dan Jawa Tengah kan berada di tengah-tengah antara Surabaya dan Jakarta. Tentu untuk harga bisa berbeda. Namun, untuk sementara kami masih mengacu pada harga pertalite saat uji pasar di tiga kota itu,” ujarnya.
Terpisah, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DIY Siswanto mengatakan, yang perlu dilakukan saat ini adalah sosialisasi pertalite kepada masyarakat. Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan SPBU di DIY yang siap memasarkan pertalite. “Sosialisasi perlu terus dilakukan. Kami masih belum bisa menyebut jumlah SPBU yang siap memasarkannya. Masih dipetakan,” tandas Siswanto.
Menurutnya, pemasaran pertalite membutuhkan kesiapan SPBU. Sebab, tidak semua SPBU di DIY memiliki luas lahan untuk menambah tangki pendam baru. Hanya ada beberapa SPBU yang dinilai mampu menambah tangki pendam.
“Kalau tanahnya luas tidak masalah untuk menambah tangki pendam dan dispenser. Para pengusaha SPBU masih melakukan penghitungan ulang sebelum memasarkan pertalite,” tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026. Berikut jadwal keberangkatan yang dapat dijadikan acuan perjalanan:
Indonesia dan Thailand menyepakati Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 untuk memperkuat kerja sama politik, keamanan, ekonomi, dan investasi.
Mabes Polri memastikan pusat perekonomian nasional tetap aman dan kondusif melalui intelijen, patroli siber, serta pemantauan DORS.
Prabowo mengapresiasi Thailand yang membantu pemulangan hampir 1.000 WNI korban online scam. RI dan Thailand perkuat kerja sama keamanan.
STAR FM merayakan HUT ke-17 dengan tema LIM17LESS Beyond the Wave sebagai komitmen bertransformasi menjadi media multiplatform.
TNBTS menutup akses wisata Gunung Bromo melalui Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro akibat kebakaran hutan di Blok Bantengan.