Advertisement
Libur Lebaran, Proyeksi Kebutuhan Uang Kartal Jogja Rp7,9 Triliun
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Perpanjangan hari libur Lebaran kembali dikaji ulang oleh pemerintah. Bank Indonesia berkoordinasi dengan perbankan berkomitmen untuk menyediakan uang kartal yang cukup selama libur panjang Lebaran.
Sebagai destinasi utama di Indonesia, perputaran uang di Jogja selama musim liburan akan tinggi. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, penyediaan uang kartal mulai dipersiapkan Bank Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai.
Advertisement
"Sejauh ini kami sudah berkoordinasi dengan perbankan untuk berkomitmen menyediakan uang kartal yang cukup untuk liburan panjang," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY, Budi Hanoto, Kamis (3/5/2018).
Munculnya pengumuman tentang rencana pemerintah untuk mengkaji ulang libur panjang, tak dipersoalkan Bank Indonesia. Budi memaparkan jika nantinya tidak jadi libur panjang, maka Bank Indonesia dan perbankan tetap akan melayani kebutuhan uang kartal dalam berbagai pecahan.
BACA JUGA
Budi menjelaskan perbankan akan menarik uang rupiah di Bank Indonesia secara bertahap dan sesuai dengan kebutuhan. Tahun lalu, proyeksi uang kartal selama dua bulan, untuk Ramadan dan Lebaran mencapai kurang lebih Rp7,7 triliun.
"Kalau tahun ini, untuk Lebaran sekitar Rp5,5 triliun, dan untuk dua bulan, estimasi kebutuhannya sekitar Rp7,9 triliun," jelas Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Filipina Darurat Energi, Bergantung Batu Bara Indonesia
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement




