Peserta Motis Jogja Menurun, Ada Apa?

Peserta Motis Jogja Menurun, Ada Apa? Kepadatan penumpang di Stasiun Tugu Jogja sudah mulai tampak menjelang akhir pekan ini, diperkirakan trafik penumpang angkutan mudik Lebaran akan mencapai puncak mendekati Lebaran, Sabtu (9/6/2018). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
11 Juni 2018 08:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Peserta program Angkutan Motor Gratis (Motis) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan PT PT. Lintas Nusa Perdana (LNP) dari Jogja menurun. Jika tahun lalu ada sekitar 1.400 peserta, kini hanya mencapai 700 peserta. 

Kepala Cabang PT. Lintas Nusa Perdana (LNP) Yogyakarta Asep Syamsudin menengarai penurunan jumlah peserta tersebut dikarenakan banyak peserta berangkat dari Stasiun Kutoarjo. Pasalnya pada penyelenggaraan Motis tahun lalu, belum ada pemberangkatan melalui stasiun tersebut. Meski jumlah peserta Motis di Jogja menurun, Asep menyebut secara nasional jumlahnya terus mengalami peningkatan. Jika tahun lalu kuota Motis hanya 8000 sepeda motor, kini menjadi 18.096 sepeda motor. “Sejak diadakan pada 2013, animo masyarakat terus meningkat. Apalagi mereka juga bisa pesan tiket kereta jauh-jauh hari sebelum penjualan tiket angkutan Lebaran dibuka,” ujarnya kepada Harian Jogja, Minggu (10/6). 

Peningkatan animo masyarakat tersebut menurutnya dikarenakan tidak ada beban biaya sepeser pun yang dibebankan kepada mereka jika mengikuti program Motis ini. Masyarakat hanya perlu memiliki SIM dan STNK yang masih berlaku, wajib membawa STNK, SIM, KTP, KK asli beserta masing-masing tiga lembar fotokopian saat mendaftar, tidak boleh ada modifikasi atau aksesoris tambahan pada sepeda motor, kaca spion wajib dilepas dan dibawa pemilik atau pemudik, jumlah helm sesuai dengan kebutuhan, harus ada penyangga atau standar tengah (standar dua), motor harus dilengkapi dengan pegangan belakang, untuk keamanan tangki bensin harus kosong saat akan diangkut. “Karena peserta Motis harus punya tiket, peserta difasilitasi membeli tiket H-120 Lebaran, lebih awal dari jadwal,” katanya. 

Asep menuturkan untuk wilayah Jogja, pengangkutan program Motis pertama sudah berlangsung pada Sabtu (9/6) lalu. Sebanyak 43 sepeda motor diangkut ke beberapa stasiun tujuan pemudik. Seluruh sepeda motor yang diangkut sudah dikosongkan bahan bakarnya dan dikemas dengan lapisan kardus agar tidak lecet saat perjalanan. Bahkan Asep memastikan pengecekan dilakukan secara cermat dan setiap motor dibuatkan berita acara untuk memantau kemungkinan kerusakan yang terjadi sesampainya di stasiun tujuan. 

Ia menambahkan untuk 2018 ini, pendaftaran peserta Motis telah dilaksanakan sejak 9 Februari lalu. Pendaftaran ini ditujukan pendaftaran peserta Motis secara daring maupun langsung ke stasiun ditunjuk yang pesertanya difasilitasi untuk pembelian tiket KA Ekonomi public service obligation (PSO) maupun Ekonomi Non-PSO. Sedangkan untuk pendaftaran langsung ke stasiun ditunjuk yang tidak difasilitasi pemesanan tiket dibuka sejak 9 Mei 2018. Sedangkan peserta Motis yang kendaraannya angkut diangkut secara contraflow, pendaftaran juga sudah dilayani sejak 9 Mei lalu. Keseluruhan kegiatan pendaftaran ini akan berakhir pada 24 Juni untuk pengiriman arus balik pasca Lebaran.

 

Stasiun Sebagai Lokasi Pendaftaran

Lintas Utara

  • Stasiun Surabaya Pasarturi
  • Stasiun Babat
  • Stasiun Bojonegoro
  • Stasiun Cepu
  • Stasiun Ngrombo
  • Stasiun Semarang Tawang
  • Stasiun Pekalongan
  • Stasiun Tegal
  • Stasiun Cirebon Prujakan

 

Lintas Selatan I

  • Stasiun Kutoarjo
  • Stasiun Kebumen
  • Stasiun Gombong
  • Stasiun Kroya
  • Stasiun Maos
  • Stasiun Sidareja
  • Stasiun Banjar
  • Stasiun Tasik
  • Stasiun Cipeundeuy
  • Stasiun Leles
  • Stasiun Cicalengka
  • Stasiun Kiaracondong

 

Lintas Selatan II

  • Stasiun Blitar
  • Stasiun Tulungagung
  • Stasiun Kediri
  • Stasiun Kertosono
  • Stasiun Madiun
  • Stasiun Purwosari
  • Stasiun Klaten
  • Stasiun Lempuyangan
  • Stasiun Kutoarjo
  • Stasiun Kroya
  • Stasiun Purwokerto

Sumber: wawancara