Dua Hal Ini Jadi Magnet untuk Turis Indonesia Kunjungi Korsel

Dua Hal Ini Jadi Magnet untuk Turis Indonesia Kunjungi KorselPengunjung memasuki area Istana Gyeongbok di Seoul, Korea Selatan. - Harian Jogja/Mediani Dyah Natalia
26 September 2018 21:30 WIB Eka Chandra Septarini Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Meningkatnya pelancong Tanah Air yang berkunjung ke Negeri Gingseng mendorong Korea Selatan menargetkan 200.000 free independent traveler atau wisatawan independen asal Indonesia hingga akhir tahun ini.

"Sekarang ada di posisi sekitar 124.000 [wisatawan]. Targetnya sampai akhir tahun bisa 200.000 atau bisa naik 18 persen dibanding tahun lalu. Kalau family trip dengan paket tour sudah cukup banyak," ujar Public Relations dan Media Manager Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta Irma Maulida kepada Bisnis.com di Jakarta, Rabu (26/9/2019).

Menurut Irma, karakteristik wisatawan yang masuk dalam kategori free independent traveler ketika berkunjung ke Korea Selatan lebih banyak memilih destinasi belanja, kecantikan, dan juga destinasi yang terkait dengan Hallyu atau Korean Wave.

Destinasi terkait budaya dan sejarah yang ada di Korea Selatan seperti istana, museum, dan tempat bersejarah lain, dinilai Irma menjadi side destination atau masuk dalam daftar pilihan berikut bagi para pelancong mandiri tersebut.

"Memang FIT ini karakteristiknya macam-macam tapi Hallyu membuat lebih banyak yang memilih untuk belanja dan mencari make up," ujarnya.

Rentang usia yang dibidik negeri asal boygroup Super Junior untuk masuk dalam kategori free independent traveler berkisar di antara usia 20 tahun hingga 35 tahun.

Guna menjaring lebih banyak wisatawan mandiri yang datang ke negaranya, KTO menggandeng online travel agent (OTA) tiket.com untuk melakukan kerja sama guna meningkatkan awareness masyarakat Indonesia bahwa Korea Selatan adalah tujuan wisata dengan destinasi dan atraksi yang menarik.

Sumber : Bisnis Indonesia