KA Wisata Siap Disewa untuk Nataru, Mau?

KA Wisata Siap Disewa untuk Nataru, Mau?Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Felix Jody Kinarwan
22 November 2018 08:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Liburan Natal dan Tahun Baru akan berlangsung sekitar satu bulan ke depan, tetapi persiapan mulai dilakukan termasuk oleh PT KAI. Mulai dari pengamanan jalur karena bertepatan dengan musim hujan, hingga kesiapan tiket Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang mulai bisa dipesan H-20.

Tak hanya kereta api penumpang, KA wisata juga siap disewa khusus untuk keperluan Nataru. Senior Manager Angkutan Penumpang PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Gotro Nur Riyadi mengatakan ka wisata sebenarnya rutin beroperasi tetapi hanya pada akhir pekan saja atau Jumat-Minggu, yakni berupa gerbong khusus yang disebut reguler VIP. Menurutnya, untuk keperluan Nataru atau acara lainnya, KA wisata ini dapat disewa segerbong di luar jam rutin keberangkatannya.

"Artinya ada tiket eksisting yang bisa dipesan per orang saat akhir pekan lewat aplikasi seperti KAI Access. Di luar itu, untuk Nataru ini misalnya juga siap dicarter lewat www.kawisata.com," katanya pada Rabu (21/11).

Gotro menyebut untuk soal tarif KA wisata, akan ada penyesuaian yang diterapkan saat Nataru. Apalagi menurutnya semakin hari animo masyarakat untuk menyewa gerbong KA wisata ini makin tinggi karena mempertimbangkan aspek kenyamanan selama perjalanan. Bahkan setiap akhir pekan, Gotro mengaku tiket KA wisata juga selalu ludes dibeli penumpang yang biasanya merupakan perorangan.

Di sisi lain, Gotro menjelaskan tiket untuk Nataru mulai bisa dipesan pada H-20 keberangkatan. Ia memastikan tahun ini akan ada KA tambahan yang disiapkan untuk menghadapi libur panjang nataru. Penambahan kereta ini akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Maka rute-rute tambahan yang dipilih pun biasanya merupakan rute populer dengan jumlah penumpang yang selalu membludak setiap tahunnya. Seperti KA Argolawu, Taksana, Dwipangga, dan Sancaka. Namun demikian Gotro mengaku belum ada keputusan resmi akan jumlah penambahan kereta ini karena saat ini tengah dilakukan penghitungan dan pengaturan jadwal di tingkat pusat.

"Untuk kereta tambahan tentu ada namun belum kami rilis karena masih mempertimbangkan kebutuhan. Misalnya ada volume penumpang yang banyak dan sekiranya perlu tambahan kereta sedang kami atur. Namun untuk Nataru tahun ini kami optimistis dapat meraih kenaikan penumpang hingga 4 persen dibandingkan dengan tahun lalu," imbuhnya.