Penyaluran Gasoline Naik 12%

Penyaluran Gasoline Naik 12% Dua petugas Kiosk Pertamax memberikan pelayanan bagi pemilik kendaraan atau pemudik untuk mengisi bahan bakar kendaraannya, tanpa harus mengakses SPBU yang berjarak cukup jauh belum lama ini.Ist - Pertamina
07 Januari 2019 08:30 WIB Bernadheta Dian Saraswati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV wilayah Jawa Tengah dan DIY mulai menonaktifkan posko satgas Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) yang berlokasi di kantor Pertamina MOR IV, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/1). Kegiatan penyaluran BBM dinyatakan lancar.

General Manager PT Pertamina (Persero) MOR IV Tengku Fernanda mengatakan satgas Pertamina untuk Nataru dinyatakan berlangsung lancar dan aman. Posko satgas yang telah diaktifkan sejak 18 Desember 2018 hingga 5 Januari 2019 merupakan sarana monitoring demi kelancaran penyaluran BBM dan LPG di Jawa Tengah dan DIY.

Pertamina MOR IV mencatat selama periode satgas Nataru, penyaluran BBM jenis gasoline seperti Premium, Pertalite dan Pertamax series mengalami peningkatan total sebesar 12% yaitu dari rata-rata normal sebesar 12.403 kiloliter menjadi 13.849 kiloliter. Sedangkan untuk produk Gasoil seperti Biosolar dan Dex Series mengalami penurunan sebesar 12% yaitu dari penyaluran harian normal sebesar 6.337 kiloliter menjadi 5.582 kiloliter. "Sesuai prediksi, penurunan gasoil diakibatkan menurunnya aktivitas industri selama masa liburan Natal dan Tahun Baru," kata Tengku dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Sabtu.

Untuk pelayanan BBM di Tol Trans Jawa, Pertamina MOR IV mencatat penyaluran BBM tertinggi di jalur A menuju Surabaya terjadi pada 22 Desember 2018 yaitu sebesar 42 kiloliter untuk jenis Pertamax dan tiga kiloliter untuk produk Dex Series. Sedangkan penyaluran tertinggi di jalur B menuju Jakarta terjadi pada 30 Desember 2018 yaitu 25 kiloliter untuk produk Pertamax dan empat kiloliter untuk produk Dex Series.

Tengku menjelaskan terkait dengan penyaluran LPG, selama masa satgas Pertamina MOR IV mencatat rata-rata penyaluran LPG subisidi dan nonsubsidi sebesar 3.891 matrik ton (MT) per hari. Jumlah ini naik 7% dibandingkan rata-rata penyaluran harian normal yaitu 3,672 MT per hari. Selama masa satgas Nataru kemarin, Stasiun Pengisian Pusat Bulk Elpiji (SPPBE) menambah jam operasionalnya untuk melayani masyarakat akan kebutuhan LPG.

“Dengan dinyatakannya penyaluran BBM dan LPG yang lancar dan aman selama masa satgas Pertamina MOR IV, maka kami telah menonaktifkan posko satgas Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 terhitung tanggal 5 Januari 2019," kata Tengku.

Pihaknya dan jajaran Pertamina MOR IV mengapresiasi seluruh konsumen dan jajaran pemerintahan, BUMN, swasta serta aparat yang telah membantu kelancaran penyaluran BBM dan LPG selama masa satgas tersebut.