Jogja City Mall Gelar Pelatihan Penanggulangan Huru–Hara

Jogja City Mall Gelar Pelatihan Penanggulangan Huru–HaraDemi mengintisipasi kerawanan dan ancaman kerusuhan, Jogja City Mall (JCM) mengadakan simulasi dan pelatihan huruhara di area drop off, Sabtu (6/4/2019). - Istimewa
08 April 2019 14:27 WIB Bernadheta Dian Saraswati Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Demi mengintisipasi kerawanan dan ancaman kerusuhan, Jogja City Mall (JCM) mengadakan simulasi dan pelatihan huru–hara di area drop off, Sabtu (6/4/2019). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh karyawan mulai dari security, cleaning service, hingga staff management Jogja City Mall.

“Pelatihan penanggulangan huru-hara ini sebenarnya secara rutin diadakan untuk tim security, namun untuk meningkatkan kewaspadaan ancaman huru-hara saat pemilu, staf manajemen sebagai garda kedua dalam menjaga keamanan juga perlu kami berikan pelatihan ini," terang Jony Yudyantara selaku Operational Manager Jogja City Mall sesaat sebelum simulasi dimulai, Sabtu.

Simulasi kerusuhan dimulai pada pukul 07.30 WIB sebelum jam operasional mal dimulai, sehingga tidak mengganggu aktivitas tenant maupun pengunjung. Pelatihan dilakukan sesuai dengan skenario yang sudah dibuat. Dibawah arahan dari Dwi Kriss selaku HCD selaku Trainer ISS, seluruh staf mempraktikan simulasi yang dibuat seolah–olah terjadi demonstrasi dan tindakan provokasi dari beberapa oknum sehingga mengakibatkan kerusuhan.

Mimi Jamilati selaku Public RelationJogja City Mall mengatakan untuk mengapresiasi para staf yang telah ikut serta dalam pelatihan tersebut, Jogja City Mall juga mengadakan gimmick dan pengundian yang berhadiah voucher belanja yang diundi seusai pelaksanaan simulasi.

Diharapkan dengan diadakan kegiatan simulasi semacam ini, nantinya seluruh karyawan dapat menjadi pionir keselamatan untuk pengunjung Jogja City Mall, karena karyawan merupakan garda terdepan apabila terjadi hal–hal yang tidak diinginkan. Diharapkan juga agar karyawan Jogja City Mall dapat membantu pengunjung untuk menuju jalur evakuasi.

“Dengan adanya pelatihan ini, semua lini dan semua karyawan diharapkan dapat mengatasi serta mengetahui hal–hal yang harus dilakukan guna meminimalisir adanya korban maupun kerusakan aset,” tegas Jony dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin (8/4/2019).