Ramadan dan Idulfitri, Kebutuhan Uang Kartal di DIY Diperkirakan Rp5,6 Triliun

 Ramadan dan Idulfitri, Kebutuhan Uang Kartal di DIY Diperkirakan Rp5,6 TriliunPenjual jasa penukaran uang baru ketika menawarkan uang baru berbagai macam pecahan kepada para pengendara yang melintas di jalan Panembahan Senopati, Jogja. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
09 Mei 2019 11:57 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Bank Indonesia memperkirakan permintaan yang kartal perbankan DIY untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2019 sebesar Rp5,6 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY Hilman Tisnawan mengatakan jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 7,6% dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar Rp5,2 triliun.

"Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan uang kartal di DIY pada periode Ramadan dan Idulfitri 2019, Bank Indonesia DIY telah menyiapkan uang kartal baik kertas maupun logam dalam jumlah yang cukup," jelas dia dalam acara Buka Bersama Media di Gedung Heritage, KPw BI DIY, Jogja, Rabu (8/5/2019) petang.

Oleh karena itu, Hilman meminta masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan uang tunai ketika Ramadan dan Idulfitri 2019. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil (UPK) selama Ramadan dan Idulfitri di DIY, BI bekerja sama dengab perbankan membuka loket penukaran untuk wilayah DIY.