Advertisement
POP Sajikan Bukber Harga Hemat
Aneka menu all you can eat selama Ramadan di POP! Hotel Sangaji Tugu Yogyakarta. Ist. - POP! Hotel Sangaji Tugu Yogyakarta
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— POP! Hotel Sangaji Tugu Yogyakarta dibawah naungan Tauzia Hotels yang terletak di 50 meter utara Tugu Jogja, hadirkan promo all you can eat untuk buka puasa.
“Cuma bayar Rp50.000 nett per orang, sudah dapat menikmati sajian prasmanan dari makanan pembuka, takjil, main course terdiri dari berbagai masakan khas Indonesia seperti rendang sapi khas Padang, ayam kremes Lamongan, ayam sambal matah hingga dessert seperti kolak, puding, jajanan pasar serta ada live cooking aneka gorengannya,” ucap Hotel Manager POP! Hotel Sangaji Yogyakarta, Harum Hendra Winata, melalui siaran pers, Selasa (7/5).
Advertisement
Operations Manager POP! Hotel Sangaji Yogyakarta, Anas Pamungkas mengatakan untuk yang akan membuat acara bukber privat, reunian atau arisan, POP! Hotel Sangaji Tugu Yogyakarta juga mempunyai meeting room Hip-Hop atau Buzz yang berkonsep minimalis dengan akses dan pemandangan langsung ke taman. Harga Rp75.000 per orang, sudah termasuk buffet buka puasa, pemakaian ruangan dan soundsystem.
“POP! Hotel Sangaji Tugu Yogyakarta juga lagi ada promo selama Ramadhan untuk kamar mulai Rp288.000 nett/kamar/malam nya sudah termasuk free takjil dan sahur/ breakfast. Dapat menghubungi POP! Hotel Sangaji Tugu Yogyakarta di nomor 0274 - 4469399 atau WhatsApp di 082138046678,” ucapnya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
PKL Alun-Alun Wonosari di Taman Kuliner, Pedagang Lama Sambut Hangat
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Kanada Pangkas Tarif EV China, Tesla Berpotensi Raup Untung Terbesar
- Update Harga Emas Hari Ini 21 Januari 2026, Masih Melonjak
- Bea Cukai Yogyakarta Bidik Rp929,64 Miliar pada 2026
- BI Perketat Stabilisasi Rupiah di Tengah Tekanan Global
- Puluhan Ribu Pekerja Indonesia Kena PHK di 2025, Ini Penyebabnya
- OJK Catat 72 Persen Pedagang Aset Kripto Berizin Masih Merugi
- DJP DIY Libatkan 340 Mahasiswa Dampingi Pelaporan SPT 2026
Advertisement
Advertisement



