Peminat Makanan di Atas Kereta Meningkat, Apa Keistimewaannya?

Peminat Makanan di Atas Kereta Meningkat, Apa Keistimewaannya?Plt. Direktur Utama PT Reska Multi Usaha Muhammad Sahli ./ Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
05 Juli 2019 11:27 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PT Reska Multi Usaha (RMU) yang merupakan anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) berkomitmen terus memberikan pelayanan yang prima. Salah satu layanan yang diberkan yakni restaurant on train.

Plt. Direktur Utama PT Reska Multi Usaha Muhammad Sahli mengatakan keberadaan restaurant on train sangat membantu para penumpang yang ingin membeli makanan dan minuman. Minat para penumpang pun terus meningkat setiap tahunnya.

Ia mengatakan rasio pendapatan terhadap jumlah penumpang pada 2017 rata-rata sebesar Rp5.000 per penumpang. Rasio tersebut meningkat pada 2018 yakni menjadi Rp7.000 per penumpang. "Untuk tahun ini kami targetkan bisa meningkat lagi menjadi Rp8.000 hingga Rp9.000 per penumpang," tutur dia, Selasa (2/7).

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan rasio yakni dengan terus memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, variasi menu makanan terus ditambah. Misalnya menyediakan rebusan seperti pisang godok untuk di atas KA hingga nasi goreng tuna di atas KA karena menu ini yang paling laris di kafe Loko Coffee Shop. "Kami juga menyediakan makanan ringan bagi penumpang yang tidak mau makan berat. Makanan ringan itu misalnya arem-arem," tutur dia.

PT RMU juga memperkenalkan beberapa menu terbaru lainnya. Menu baru tersebu yaitu mi on train premium, nasi goreng padang, pecel Kroya, mendoan Purwokerto, aneka rebusan, snack tradisional, serta kopi susu. "Kami juga mengampanyekan go green dengan menggalakkan penggunaan kertas di atas KA," tutur dia.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro mengatakan PT RMU terus menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan. Diharapkan bisnis yang dijalankan PT RMU semakin maju. "RMU maju terus dan pada dasarnya RMU ini memberikan pelayanan sehingga harus bisa melayani konsumen dengan baik," papar dia.