Petani Pilih Jual Cabai ke Luar Daerah

Petani Pilih Jual Cabai ke Luar DaerahIlustrasi Panen cabai - JIBI
11 Juli 2019 23:47 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Melambungnya harga cabai beberapa waktu terakhir dimanfaatkan oleh petani untuk menjual ke luar kota, dengan keuntungan lebih tinggi.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Aprianto mengatakan saat ini harga cabai ditingkat petani cabai di pasar lelang Kulonprogo memang sudah tinggi. “Itu dikirim juga ke Semarang, Sumatra, dan Jakarta. Memang di sana harga jual lebih tinggi. Di Sumatra bisa mencapai Rp90.000-Rp100.000/kilogram (kg). Hukum ekonomi seperti itu [Petani menjual ke yang lebih mahal],” kata Yanto, Rabu (10/7).

Untuk kebutuhan di Jogja sendiri biasanya selain dari Kulonprogo, juga mengambil dari Magelang, karena permintaan cukup tinggi, padahal sehari petani produsen sekitar 20 ton.

Adapun menurut data dari Disperindag DIY saat ini harga cabai merah keriting Rp53.000/kg, kemudian cabai merah besar Rp55.600/kg, Cabai rawait hijau Rp51.000/kg, dan Cabai rawit merah Rp48.000/kg.

Sementara untuk harga kebutuhan lain dinilai tidak ada kenaikan signifikan. Untuk harga telur masih fluktuatif saat ini dikisaran Rp22.000-Rp23.000/kg. Sedangkan untuk daging ayam harga sudah ideal sesuai harga acuan pemerintah, untuk peternak harga ayam live bird/ karkas harga sudah membaik dan kondisi ini ditingkat peternak tidak lagi over supply sehingga serapan di pasar sudah bagus.

Kenaikan harga cabai juga diungkapkan oleh pedagang di Pasar Beringharjo, Ngatiyem.Ia mengungkapkan harga cabai saat ini bisa mencapai Rp55.000/kg. “Masih tinggi sudah cukup lama ini. Jadi stoknya sedikit juga, biasanya langsung habis juga sehari. Stok sedikit, harga jual tinggi,” ucapnya.

Sementara itu untuk kebutuhan sayur-sayuran lainnya dikatakan Ngatiyem saat ini harga tidak terpengaruh pada musim kemarau. Jika dibandingkan satu bulan yang lalu saat masa lebaran mengalami penurunan.