Tidak Malu Bertanya, Terus Belajar dan Jujur

Tidak Malu Bertanya, Terus Belajar dan JujurDeputy Chief Marketing Officer Blibli.com, Andy Adrian Febrianto/ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
23 Juli 2019 12:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Tidak malu bertanya, selalu mau belajar dan jujur menjadi bekal bagi Deputy Chief Marketing Officer Blibli.com, Andy Adrian Febrianto dalam menjalani kariernya selama ini.

Andy berkisah perjalanan kariernya dimulai saat masih kuliah Hubungan Internasional di Universitas Parahyangan, Bandung, Jawa Barat. Kala itu, dia bekerja menjadi penyiar radio dan belajar mengenai manajemen dari tempatnya bekerja. Kebiasannya yang senang bergaul dengan banyak orang dan terbiasa berbicara saat menjadi penyiar radio menjadi salah satu modal yang penting baginya.

Seiring berjalannya waktu pria kelahiran Bandung 13 Februari 1972 itu mulai mempelajari dunia pemasaran. “Marketing lucu, saya melihat di setiap apapun maupun industri pasti butuh marketing,” kata Andy, Jumat (19/7).

Pria yang awalnya tidak memiliki basik di dunia marketing itu mulai belajar lebih banyak secara autodidak. Hal tersebut memungkinkan lantaran marketing bisa dipelajari sembari berjalan. Tentu saja, kata dia, selama orang itu punya keinginan dan usaha mendalami.

Berbekal pengalaman itu, Andy pun terjun secara profesional di dunia marketing pada 1996. Dia mengaku sempat pindah tempat kerja beberapa kali. Bidang terlama yang pernah digelutinya adalah penerbangan, sekitar 12 tahun. Menurut dia,  kelebihan profesinya ini ialah marketing tetap saja marketing di manapun lokasinya. Perbedaan yang menonjol hanyalah produknya. Meski begitu, bukan berarti perjalannya mulus. Ada saja tantangan yang harus dilalui.

Sejak awal 2019, Andy menuturkan memiliki tantangan baru lantaran memutuskan bergabung dengan Blibli.com. Apalagi, kata dia, di dunia e-commerce rerata pekerjanya adalah generasi milenial. Di sisi lain, e-commerce adalah sektor yang lebih dinamis sehingga dia harus segera beradaptasi.

“Banyak sekali [tantangan], tetapi bagaimanapun juga harus mau survive dan harus bisa beradaptasi, menyesuaikan dengan lingkungan yang ada, kalau tidak kita sendiri yang akan frustasi. Kuncinya di situ,” ucapnya.

Meski memiliki banyak pengalaman, Andy tak ingin memaksakan orang lain mengikutinya. Justru dengan pengalaman itu, seseorang harus mampu beradaptasi dengan lingkungan sehingga ada keterlangsungan. Jika masing-masing memiliki ego yang tinggi, teamwork tersebut tidak akan berjalan dengan baik.

Dalam perjalanan waktu ini dan perkembangan teknologi, dia selalu menanamkan sejumlah kunci sukses kepada diri sendiri dan staf di Blibli.com. “Kunci sukses jangan malu bertanya, selalu mau belajar karena semakin kita dewasa semakin banyak yang perlu kita pelajari dan satu paling penting jujur, klasik tetapi memang kita harus punya itu,” ujarnya.

Ia berharap dengan kondisi dan potensi di Indonesia, e-commerce berpotensi untuk dikembangkan. Bahkan dia menilai dagang elektronik (dagang-el) ini akan semakin merajai. Dia pun ingin Blibli.com turut berkembang merasakan kue sektor tersebut. Meski, ujarnya, tantangan ke depan juga semakin besar nantinya. “Jika tidak ada tantangan, adrenalin hidup ini tidak akan dinamis sehingga kita merasa terlalu nyaman yang akhirnya tidak mau berusaha,” katanya.