Advertisement
Ribuan Mitra Rayakan Semangat Baru Gojek
VP Regional Gojek, Jateng & DIY Delly Nugraha (paling kanan)dan District Head Gojek Jogja Rayi Bimantara (paling kiri), berfoto bersama perwakilan mitra dalam acara apresiasi mitra driver, di Jogja Expo Center, Bantul, Sabtu (3/8)./ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Gojek kembali mengadakan rangkaian apresiasi mitra driver, bertepatan dengan peluncuran logo baru beberapa waktu lalu, di Jogja Expo Center, Bantul, Sabtu (3/8).
VP Regional Gojek, Jateng & DIY, Delly Nugraha mengatakan kegiatan ini merupakan apresiasi kepada mitra driver karena evolusi Gojek tidak dapat terjadi tanpa dukungan dari para mitra driver, ini merupakan momen untuk berterima kasih.
Advertisement
“Dulu, Gojek beroperasi hanya dengan mengandalkan call center. Tak lama kemudian, teknologi menjadi kian canggih hingga kami memiliki aplikasi yang semakin memudahkan para pengguna. Hingga sekarang, Gojek sudah memiliki tiga super aplikasi yang salah satunya adalah aplikasi mitra driver. Kami tidak pernah lupa kalau di balik ragam transisi tersebut, terdapat peran besar para mitra driver yang telah berani berkembang menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi, sehingga bisa diandalkan oleh semua lapisan masyarakat kapanpun dan dimanapun,” ucap Delly.
Festival Apresiasi Mitra merupakan kegiatan yang didedikasikan bagi para mitra di Jogja yang diisi dengan pendistribusian atribut baru, pentas seni oleh mitra dan untuk mitra, serta seremonial pelepasan mitra driver Jabodetabek untuk menyebarkan semangat baru melalui atribut baru di kota-kota lain di Indonesia. Dari rangkaian kegiatan tersebut, pendistribusian jaket baru mitra driver Gojek pun menjadi sorotan.
BACA JUGA
“Jaket merupakan komponen utama bagi keseharian mitra driver. Bukan itu saja, jaket juga menjadi simbol identitas bagi mitra driver kami, sebuah pengingat mitra driver Gojek merupakan bagian dari proses evolusi aplikasi on-demand kebanggaan Indonesia. Dalam proses desain jaket pun kami melibatkan mitra driver melalui rangkaian survei dan kelompok diskusi terarah,” katanya.
Melalui serangkaian proses diskusi dengan para mitra driver, diketahui terdapat tiga hal yang paling krusial bagi para mitra driver yakni kualitas bahan yang nyaman dan tahan lama, kantong jaket yang banyak untuk menaruh barang, dan garis reflektif untuk keamanan berkendara.
Guna mengakomodasi ragam kebutuhan tersebut, Gojek luncurkan dua jenis jaket yang diberi julukan Garuda dan Garuda Super. Perbedaan dari kedua jaket tersebut adalah dari segi fungsional, jaket Garuda dibuat dari bahan berkualitas, memiliki kantong sesuai kebutuhan, serta garis reflektif untuk keamanan berkendara.
Sementara, Garuda Super memiliki fitur yang sama persis tetapi lebih banyak, di mana jaket tersebut juga berbahan antiair, dilengkapi dengan resleting ventilasi udara dan penutup kepala, serta memiliki lebih banyak kantong. Menurut Delly, mitra driver dapat memilih tipe jaket yang sekiranya sesuai dengan kebutuhannya dalam menjalankan order, karena pada dasarnya kualitas kedua tipe jaket sama-sama lebih baik dari yang sebelumnya.
District Head Gojek Jogja, Rayi Bimantara mengatakan berkat peran mitra juga gaung Gojek tidak hanya di dalam negeri. “Gojek saat ini gaungnya tidak hanya di dalam negeri gaungnya. Tetapi juga Asia Tenggara, ini tidak pernah tercapai jika tidak ada teman-teman mitra,” ucapnya.
Mitra driver pertama di Jogja, Bagong Soebardjo,64, menceritakan bagaimana Gojek berpengaruh besar terhadap hidupnya. “Selamat untuk Gojek dengan logo baru. Saya turut bangga dengan aplikasi karya anak bangsa. Tak hanya Gojek yang berevolusi, sayapun ikut naik kelas bersama Gojek. Mulai menjadi mitra driver hingga mewujudkan cita-cita saya mengembangkan Sanggar Dongeng Nusantara, dan saat ini menjadi mitra GoFood dengan rumah makan Mie Ayam Bakso. Terima kasih Gojek untuk persahabatan kita,” ujar Bagong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Pemerintah Berupaya BBM Subsidi Tetap Aman Saat Dunia Bergejolak
Advertisement
Advertisement








