OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Peserta FGD Pemetaan Jalur Wisata Sejarah Pasukan Taruna Militer Akademi di Desa Selomartani berfoto bersama di Kantor BOB, Jogja, Senin (12/8) malam./ Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA—Sejarah bisa menjadi daya tarik yang kuat terhadap wisatawan asing asalkan dikemas dengan menarik. Badan Otorita Borobudur (BOB) mendukung pengembangan sejarah menjadi destinasi wisata yang bagus.
Dukungan itu salah satunya diwujudkan dengan memfasilitasi focus group discussion (FGD) Pemetaan Jalur Wisata Sejarah Perjuangan Pasukan Taruna Militer Akademi di Desa Selomartani di Kantor BOB, Jogja, Senin (12/8) malam. Hal ini wujud keseriusan BOB di wilayah kerja koordinatif untuk mendukung pengembangan wisata.
Direktur Utama BOB Indah Juanita mengatakan pengembangan sejarah menjadi destinasi wisata sangat penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai perjuangan pejuang zaman dahulu untuk Kemerdekaan RI. "Ini sejarah yang cantik yang bisa dikenang denga baik. Kemasan yang baik dari sejarah ini bisa jadi destinasi wisata kenangan yang sedang bertumbuh di seluruh dunia. Ini penghargaan pada pahlawan," kata dia seusai FGD di Kantor BOB, Senin (12/8) malam.
Ia mengungkapkan saat ini BOB giat menarik wisatawan mancanegara (wisman). Untuk menarik wisman, perlu dibuatkan destinasi khusus. Pengemasan sejarah inilah salah satu destinasi khusus tersebut. "Kami cari terus lokasi-lokasi seperti ini dan koordinasi dengan Kementerian PUPR untuk membantu mewujudkan fasilitas destinasi tersebut," terang dia.
Pertempuran Gerilya
Penasihat Kehormatan Menteri Pariwisata/ Ketua Tim Perceparan Pengembangan Wisata Bahari Dwisuryo Indroyono Soesilo mengungkapkan ada pengembangan integrated tourism master plan di kawasan Borobudur-Jogja-Prambanan. Dalam kaitannya dengan Prambanan, ada destinasi wisata alam seperti Tebing Breksi, Lava Banta serta wisata candi seperti Prambanan, Candi Ijo, Ratu Boko.
"Kami bikin satu lagi yaitu Medan Pertempuran Gerilya Desa Selomartani. Pada 1948-1949 banyak pertempuran terjadi di sana, banyak yang gugur, dan berhadapan dengan pasukan Belanda. Dari sejarah yang disusun Indonesia dan Belanda, memang daerah itu disebut wilayah pertempuran 104 yakni di Jogja bagian utara. Di situlah pasukan taruna akademi militer berjuang sampai Kaliurang, Jogja, Solo. Markas mereka ada di Desa Selomartani," kata dia.
Pada 22-24 Februari 1949 terjadilah pertempuran dengan puncaknya pada 24 Februari 1949. Sejarah ini bisa dijadikan sebuah destinasi wisata dan masuk master plan pengembangam destinasi wisata Borobudur-Jogja-Prambanan. "Mengapa? Salah satunya karena komunitasnya maju dan memelihara desa perjuangan ini. Komunitas itu yakni Historia 24249," kata dia.
FGD ini pun dilanjutkan dengan melihat jalur gerilya. Dimungkinkan ada tiga hingga empat trek dan ada tiga museum yang memberikan informasi mengenai seperti apakah markas gerilya, di mana pertempuran terjadi dan siapa yang dihadapi. "Kalau jadi, kami mau ambil pasar wisatawan yang di Prrambanan. Jadi enggak hanya di Prambanan, tetapi ada paket lain," terang dia.
Ketua Komunitas Historia 24249 Nuril Huda menyambut baik rencana pengembangan wisata sejarah ini. Selama ini orang-orang dan siswa sekolah sebatas mengunjungi Monumen Plataran. Ketika destinasi wisata sejarah dibuka dengan mengikuti jalur perjuangan dalam pertempuran Plataran, maka ada nilai edukasi yang lebih dalam yang bisa didapat masyarakat. "Kami berharap ini bisa berlanjut dengan baik untuk tumbuhkan nasionalisme. Jalurnya nanti sekitar 6 km dari Sambiroto sampai ke Plataran," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Gebyar Fest 81 Bank Jateng melibatkan 1.100 debitur dengan penyaluran kredit Rp279 miliar serta 453 booth UMKM.
Promo 17 Agustus 2026 hadir dari KAI, Ancol, CFC, Kopi Kenangan hingga Gramedia dengan diskon dan paket hemat.
Operasi SAR pascagempa Mbay Nagekeo memasuki hari kedua. Pencarian difokuskan di Manggarai dan Manggarai Timur dengan 112 orang terdampak.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.