Advertisement
YIA Bakal Punya New Beringharjo dan Co-working Space, Tertarik?
Suasana terminal keberangkatan dan kedatangan di Yogyakarta International Airport, Kecamatan Temon, Jumat (7/6/2019).-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Co-working space sangat mungkin dikembangkan di Yogyakarta International Airport (YIA) untuk meningkatkan pelayanan bagi penumpang.
Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan saat ini co-working space di YIA sudah ada tetapi sifatnya masih sementara. “Sangat mungkin dikembangkan. Itu kan jadi kebutuhan semua. Orang-orang ke bandara itu, sambil menunggu pesawat, sambil kerja. Dijamin nanti Internetnya, komputer,” kata Pandu, Kamis (22/8).
Advertisement
Pandu mengatakan nantinya jika terealisasi co-working space tersebut, dapat memfasilitasi para profesional atau anak muda yang ingin mengakses. Baik laptop pribadi atau yang ada.
Saat ini, pihaknya sedang mendesain konsep komersial untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) DIY seluas 1.900 meter persegi, dengan tagline New Beringharjo. “Taglinenya New Beringharjo, orang itu punya kenangan Pasar Beringharjo, Beringharjo kan juga ikon perdagangan jual beli juga,” ujarnya.
Nantinya, mulai dari UMKM kuliner, hingga pakaian akan menempati tempat yang disediakan. Namun tidak sembarang UMKM. Menurut dia, UMKM yang bisa menempati lokasi tersebut yang telah melewati proses kurasi dari Dinas Koperasi dan UMKM. “Sehingga tidak asal-asalan juga UMKM. Yang menarik, sesuai dengan penumpang, bersih juga pastinya,” katanya.
Pandu optimistis dengan berbagai fasilitas yang dimiliki YIA okupansi akan terus meningkat. Saat ini, penumpang setiap harinya ditaksir sekitar 1.800 penumpang.
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY, Singgih Raharjo, mengungkapkan keoptimisannya ketika bandara nanti beroperasi penuh dan ada direct flight akan mendongkrak kunjungan wisatawan.
Ia juga mengatakan berbagai perbaikan objek wisata, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) utamanya pelaku wisata di Kulonprogo. “Saat ini pemerintah pusat kan juga sedang gencar meningkatkan kapasitas SDM. Kami juga pastikan melakukan peningkatan SDM itu,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Bantul Kaji Penurunan Retribusi Pantai Seusai Keluhan Tarif Rp15.000
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Perputaran Uang Lebaran di Jogja Diperkirakan Tembus Puluhan Triliun
- BEI Yogyakarta: IHSG Bergejolak, Investor Lokal Justru Bertambah
- Harga Emas Antam Sabtu 28 Maret 2026 Melonjak, Ini Daftar Gramasinya
- Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Ayam dan Beras Ikut Naik
- Isu Dirut Bulog Jadi Kabais TNI Ternyata Tidak Benar
- Lonjakan Harga BBM Picu Gangguan Pasokan di SPBU Inggris
Advertisement
Advertisement








