Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Wisatawan memotret kirab pembukaan festival budaya Kampung Prawirotaman dan Kampung Panggung Krapyak di Jalan Prawirotaman, Yogyakarta, Sabtu (15/07/2017)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menjalin kerja sama dengan Rusia untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY, Singgih Raharjo mengungkapkan wisatawan Rusia memiliki potensi yang besar untuk menambah pemasukan daerah. Pasalnya, wisatawan asal Rusia biasanya pengeluaran dan lama tinggal tinggi. “Spending money-nya tinggi sekitar US$1.500 [Rp21,3 juta] dan long of stay biasanya kan 2,1 kalau mereka bisa sampai empat-lima hari jadi kami lebih serius menggarap itu. Saat ini wisatawan Rusia masih sangat sedikit jika dibanding wisatawan Eropa lain,” kata Singgih, Selasa (27/8).
Dikatakan, Singgih pada awal tahun nanti untuk pengenalan produk yang ada di Jogja akan dilakukan fun trip. Sebelumnya, para wisatawan ini saat masih di Moscow juga telah dikenalkan potensi yang ada di Jogja dengan bahasa Rusia agar lebih mudah dipahami.
Ia mengatakan bahasa memang menjadi salah satu kendala yang perlu menjadi perhatian. “Kami akan dorong para akademisi nantinya juga untuk menciptakan itu sumber daya manusia (SDM) yang mahir bahasa Rusia,” ucapnya.
Sementara dari sisi produk wisata yang dimiliki DIY menurutnya memiliki potensi digemari wisatawan Rusia. Pantai salah satunya, diyakini akan menarik banyak wisatawan Rusia lantaran di sana tidak ada pantai.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Ajie mengungkapkan wisatawan Rusia cukup potensial untuk menjalin kerja sama. Di samping Rusia jumlah penduduknya terbesar kedua setelah China, tingkat kesejahteraan masyarakatnya juga cukup bagus, dan selama ini sudah banyak kunjungan ke Bali. Penerbangan Moscow-Bali juga sudah beroperasi.
“Menjadi langkah maju kalau ke depan Moscow-Kulonprogo bisa terwujud, seiring keinginan Gubernur DIY. Kebetulan destinasi Jogja cukup menarik buat market Rusia. Tinggal bagaimana pemerintah dan industri kolaborasi mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah yang baik,” kata Bobby.
Potensi Turis Rusia
Sumber: wawancara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.