Advertisement
Jokowi Effect Memudar, Rupiah Melemah
Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Senin (2/7/2018). - Antara/Puspa Perwitasari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Rupiah berbalik melemah pada perdagangan Kamis (24/10/2019) seiring dengan memudarnya euforia pengumuman susunan kabinet Presiden Joko Widodo.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp14.059 per dolar AS, melemah 0,192% atau 27 poin. Jika selama tiga perdagangan berturut-turut rupiah berhasil menjadi mata uang dengan kinerja terbaik kedua di Asia, kini rupiah justru menjadi mata uang dengan kinerja mata uang terburuk kedua di Asia.
Advertisement
Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa sentimen "Jokowi Effect" kini telah memudar karena pelaku pasar beralih fokus menanti program kerja 100 hari pemerintah untuk periode 2019-2024.
Selain itu, pasar saat ini juga tengah berhati-hati menjelang pertemuan bank sentral utama dalam dua pekan ini.
“Bank-bank sentral di Jepang dan AS akan meninjau kebijakan moneternya minggu depan, sementara itu para pedagang juga menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa yang akan dirilis pekan ini,” ujar Ibrahim seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (24/10/2019).
Sentimen lainnya yang mempengaruhi perdagangan rupiah yaitu seiring dengan pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Bank Indonesia yang memangkas 25 basis poin menjadi 5%.
Dengan demikian, Bank Indonesia memangkas 100 basis poin suku bunga acuan melalui 4 kali pemangkasan yang dilakukan setiap bulan sejak Juli hingga Oktober.
Oleh karena itu, Ibrahim memprediksi pada perdagangan Jumat (25/10/2019) rupiah bergerak terbatas di kisaran Rp14.010 per dolar AS hingga Rp14.070 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
47 Tahun BBPPMT Yogyakarta, Membangun Transmigrasi Masa Kini
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Konflik Timteng Picu Kerugian Maskapai Global hingga Rp900 Triliun
- Momentum Lebaran Harga Emas Antam Tidak Berubah, Ini Daftarnya
- Kebijakan WFH Sehari Mulai Dimatangkan untuk Hemat BBM
- Harga Emas Pegadaian Turun Tipis Seusai Lebaran, Ini Daftarnya
- Pemerintah Kejar Target Ekonomi 5,5% Lewat Berbagai Insentif
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Batasi Anggaran Baru Demi Jaga APBN
Advertisement
Advertisement








