74 Tahun PLN Melistriki Indonesia

74 Tahun PLN Melistriki IndonesiaJaringan listrik - Ist./PLN
25 Oktober 2019 09:22 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Komitmen untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan menjadi semangat bagi PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah II atau tepatnya untuk PLN UIP JBT II merupakan unit PLN yang fokus dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan seperti pembangunan Transmisi dan Gardu Induk (GI).

General Manager UIP JBT II Eko Priyantono mengungkapkan setiap tahun PLN UIP JBT II  berupaya menambah keandalan sistem ketenagalistrikan di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Pada awal 2019 ini, PLN UIP JBT II berhasil menyelesaikan beberapa Gardu Induk seperti GI 150kV Ujung Berung, GI 150 kV Cirata dan GI 150 kV Cibereum.  "Pada Maret 2019, perjalanan dan penantian panjang selama 10 tahun pembangunan Transmisi Saluran Udaran Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kV Tanjung Jati B ke Gardu Induk 150 kV Sayung akhirnya dapat terselesaikan," ujar dia dalam rilisnya, Kamis (24/10).

Proyek yang dimulai dari 2009 sempat menemui kendala sehingga pekerjaan konstruksi terhenti pada 2012. Berkat kerja keras, kerja sama tim, semangat dan dukungan bebagai pihak yang tak pernah putus serta doa yang terus dipanjatkan akhirnya proyek pembangunan SUTT 150 kV Tanjung Jati B ke Gardu Induk 150 kV Sayung dapat di Energize.

Pertengahan tahun keandalan sistem kelistrikan di Jawa Barat kembali diperkuat dengan berhasilnya pemberian tegangan (Energize) pada Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500kV Cibatu Baru (Deltamas). Di saat yang sama PLN UIP JBT II juga berhasil mengoperasikan jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Deltamas Incomer yang merupakan sumber pasokan bagi GITET 500 kV Deltamas untuk mendukung pasokan listrik di kawasan Cikarang, Karawang dan Bekasi.

"Memasuki semester II/2019 PLN UIP JBT II berhasil melaksanakan energize Bay Trafo 3 Extension GI 150 kV Purbalingga, dengan kapasitas 60 MVA ini diproyeksikan untuk memenuhi suplai listrik di daerah Purbalingga, Rawalo dan Mrica," ujar dia.

Bukti nyata sinergi BUMN ini di tunjukkan dengan suplai listrik oleh PLN ke kilang Pertamina, PLN mewujudkan sinergi tersebut dengan melakukan energize ke kilang Pertamina Refinery Unit IV Cilacap dengan daya sebesar 31.500.000 VA dengan layanan Premium Silver yang dipasok oleh dua line bay tegangan 150 kV.

Menjelang Hari Listrik Nasional ke-74 yang jatuh pada 27 Oktober, PLN kembali mendapat kabar gembira dengan dilakukannya first stringing atau penarikan kabel pertama pada SUTET 500kV Utara Jawa jalur Batang–Mandirancan Section 2 di Kabupaten Tegal. “Dengan menjunjung tinggi semangat optimisme, PLN akan terus mewujudkan kerja nyata terangi negeri untuk kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan PLN terbaik," kata dia.