Pertamina Dukung Pembangunan di DIY dengan Menambah Jaringan SPBU

 Pertamina Dukung Pembangunan di DIY dengan Menambah Jaringan SPBUGeneral Manager Pertamina MOR IV Iin Febrian./ Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
08 November 2019 09:57 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan infrastruktur di DIY cukup besar. Pertamina akan menyesuaikan dengan perkembangan tersebut dengan menambah jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

General Manager Pertamina MOR IV Iin Febrian mengungkapkan Pertamina bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DIY akan adaptif terhadap pertumbuhan infrastruktur yang ada di DIY. Pertamina pun siap menjawab tantangan pertumbuhan infrastruktur di DIY dengan menambah jaringan. "Untuk segi pembangunan infrastruktur, kami akan sesuaikan. Pertumbuhan outlet kami rata-rata lima sampai delapan persen per tahun sebagai langkah penambahan jaringan SPBU Pertamina. Itu dapat menjawab tantangan pertumbuhan infrastruktur yang ada di DIY," kata dia ketika ditemui di Hotel Tentrem, Jogja, Rabu (6/11).

Pertamina juga bisa menyesuaikan terhadap pembangunan baik secara jumlah maupun fokus keberadaan SPBU. Ia mencontohkan keberadaan SPBU di sepanjang jalan tol. Di setiap rest area tipe A atau yang paling besar, Pertamina mengupayakan adanya SPBU. "Kami juga berharap untuk tipe B pun tersedia SPBU di sana. Kita harus berkolaborasi dengan pengelola tol agar ada kesepahaman. Selama ini memang fokusnya masih di tipe A," jelas dia.

Pertamina juga fokus pada pembangunan SPBU di jalur selatan. Ia menyebutkan untuk jalur selatan (Purworejo-Kebumen) sudah ada satu SPBU. Saat ini Pertamina tengah menyiapkan satu lagi SPBU untuk memenuhi kebutuhan pengendara sekaligus sebagai persiapan mengantisipasi beban puncak seiring datangnya libur akhir tahun dan Tahun Baru.

Untuk bahan bakar, ia menyebutkan konsumsi paling banyak di wilayah MOR IV masih Pertalite. Pertalite mengambil porsi sebesar 70% dari total konsumsi gasolin yang sebesar 12.000 KL per hari.