Advertisement
DIRUT PT GAMA MULTI USAHA MANDIRI : Banyak Belajar dan Mendengarkan Tim
Direktur Utama (Dirut) PT Gama Multi Usaha Mandiri Ibnu Gunawan./ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Mendengarkan tim dan banyak belajar dari tim. Dua hal itu coba diterapkan Direktur Utama (Dirut) PT Gama Multi Usaha Mandiri Ibnu Gunawan, yang menjadi pemimpin perusahaan induk beberapa anak perusahan dan unit usaha.
Ibnu sapaan akrabnya, sejak 10 bulan terakhir menjadi pemimpin perusahaan induk PT Gama Multi Usaha Mandiri, yang membawahi berbagai anak perusahaan dan unit usaha yang bergerak di berbagai bidang yang berbeda. Mulai dari perhotelan, teknologi, wisata, alat kesehatan dan sejumlah unit usaha lainnya.
Advertisement
Menurut dia, latar belakang karier yang ditekuni selama ini lebih banyak di bidang manajeman atau ekonomi. Namun karena perusahaan yang dipimpinnya saat ini memiliki berbagai unit usaha beda, tentu kemampuan di bidang ekonomi tak cukup. Salah satu cara yang dia pilih adalah membekali diri dengan mempelajari semua dari nol. Karena itu, dia berusaha menyediakan waktu dan kesempatan untuk mendengarkan suara tim. “Sebelumnya saya bekerja di bank, tanggung jawab saya murni menangani keuangan, sekarang bervariasi. Jadi terus terang, yang saya hadapi saat ini beberapa bidang baru. Tantangan saya adalah mengorkestrasikan bidang-bidang yang berbeda,” ucap Ibnu, Senin (30/12).
Kendati semuanya masih terasa asing, tetapi bidang-bidang yang baru ini justru memuatnya kian jatuh hati pada pekerjaan baru ini. Misalnya, kata dia, di Swayasa Prakarsa yang berada di bawah PT Gama Multi Usaha Mandiri. Divisi ini mendapat mandat menghilirisasi hasil riset, tidak hanya berupa laporan tetapi juga hingga menjadi produk yang bermanfaat. “Suka surprise juga karena ada usaha perusahaan Gamatechno yang membuat aplikasi smart city. Jadi ada rasa bangga,” ucapnya.
Lingkungan Dinamis
Disadari pria lulusan Magister Manajemen UGM tersebut, saat ini banyak tantangan dalam berbisnis. Secara umum lingkungan bisnis sangat dinamis dan ada disrupsi. Karena itu, dia berusaha merespons setiap hal-hal anyar itu agar dapat beradaptasi dengan lingkungan. “Tidak menyerah diberi tantangan. Terus mendorong untuk inovasi dan memberikan terobosan,” ucapnya.
Setidaknya ada tiga hal yang Ibnu terapkan saat menjadi pemimpin. Mulai dari integritas sebagai seorang pemimpin; kemampuan mengidentifikasi potensi yang dapat dikembangkan dan berpikir terbuka. “Berpikir terbuka penting. Beberapa bisnis mengalami disrupsi persaingan ketat, tidak bisa ditolak. Jangan kemudian bersikap defensive menyalahkan, tetapi harus mencari bagaimana menyiasati,” ucapnya.
Ia mengharapkan ke depan PT Gama Multi Usaha Mandiri dengan delapan unit usaha dan sembilan anak perusahaan dapat menjadi salah satu rujukan bagi pengembangan bisnis di perguruan tinggi. Saat ini pun menurutnya hal tersebut telah terjadi, berbagai perguruan tinggi mulai merujuk ke PT Gama Multi Usaha Mandiri dalam pengembangan bisnis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
- Emas Antam Terjun Bebas, Harga Turun Rp95.000 per Gram
- Penjualan Tiket Kereta Api Jarak Jauh Melonjak hingga Jutaan Kursi
Advertisement
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Penjualan Tiket KAI Nataru 2025-2026 Tembus 4,1 Juta
- BRI Salurkan 637 Ambulans Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Harga Rumah Subsidi 2026 Diusulkan Naik
- Harga Emas Antam Stabil Rp2,488 Juta, Buyback Naik
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- KAI Layani 27,2 Juta Penumpang Selama Nataru 2025-2026
Advertisement
Advertisement




