Sesuaikan Tarif, Order Maxim Menurun

Sesuaikan Tarif, Order Maxim MenurunSejumlah driver Maxim berkumpul di basecamp Bregada Maxim Jogja, di Baciro, Gondokusuman. - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
28 Januari 2020 22:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan penyedia jasa transportasi daring, Maxim menyesuaikan tarif ojek daring sesuai dengan ketentuan terbaru. Kenaikan tarif tersebut mengakibatkan penurunan order para driver.

Ketua Bregada Maxim Jogja [komunitas driver], Wahyu Hidayat mengatakan kenaikan tarif atau penyesuaian dengan aturan yang berlaku ini sudah dimulai pada Rabu (22/1) yang lalu.

“Sekarang tarif dasarnya Rp7.800 sebelumnya Rp3.000. Penurunan order jelas. Banyak driver yang mengeluh sepi dari hari Kamis yang lalu. Saya pribadi sebenarnya berharap nanti dulu kenaikannya,” kata Wahyu, Senin (27/1).

Namun sebagai mitra driver ia mengatakan tidak bisa berbuat banyak lantaran keputusan telah dibuat, dan hanya bisa mengikuti keputusan Pusat. Wahyu juga masih optimistis dengan pemberlakuan tarif baru tersebut, masih bisa mendapat customer.

“Kami yakin balik lagi dengan pelayanan yang baik pada customer. Selain karena pengaruh kenaikan tarif memang saat ini kan masih libur kampus, setelah masuk nanti kami optimis akan kembali meningkat,” ujarnya. 

Promosi Digalakan

Head of Division Maxim Cabang Jogja, Haryo Kusnadi membenarkan sudah ada penyesuaian tarif dengan aturan yang berlaku. “Pasti ada [penurunan] tetapi masih batas wajar. Kami juga hanya ikut keputusan dari Pusat,” ujarnya.

Menurut dia, penurunan pendapatan sekitar 10%-20%. Meski ada penurunan, dia menilai masih dalam kondisi wajar. Sebab setiap kebijakan memiliki imbas. Karena itu berbagai upaya digelar untuk menarik para customer.

Action kami lakukan kegiatan promo di lapangan langsung dan edukasi ke pelanggan, perihal salah satu kelebihan kami yaitu menu reservasi. Kami juga menyebar banner ke area-area yang masih kecil dan juga fokus ke area besar,” ucapnya.