Lagi-Lagi, Harga Bawang Putih Naik

Lagi-Lagi, Harga Bawang Putih NaikPedagang bawang putih di Pasar Beringharjo, Darsinah, menunggu pelanggan, Senin (25/3)./ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
04 Februari 2020 22:57 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Harga bawang putih kating dan bawang putih sinco terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait diminta segera turun tangan untuk mendatangkan impor bawang dari Vietnam dan Thailand karena Tiongkok sedang mengalami kasus Virus Corona.

Harga rata-rata bawang putih kating kembali naik pada Selasa (4/3) dari Rp55.667 per kg menjadi Rp58.667 per kg, sedangkan bawang putih sinco dari harga Rp50.667 per kg menjadi Rp51.667 per kg.

Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Probo Sukesi akan terus berkoordinasi dengan Disperindag DIY yang juga tengah berkoordinasi dengan Kemendag dan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendatangkan bawang putih dari negara lain kecuali Tiongkok. Pasalnya, Tiongkok sedang terkena wabah Virus Corona sehingga bawang putih bisa didatangkan dari negara lain yaitu Vietnam dan Thailand.

"Kita bisa mencari alternatif lain mendatangkan bawang putih impor dari Vietnam atau Thailand. Akan ada aturan dari Pemerintah Pusat perihal proses perizinan impor bawang putih dari negara lain tersebut. Yang jelas kita akan mencoba stabilisasi harga bawang putih agar tidak menjadikan inflasi di DIY terlalu bergejolak nantinya," ungkap dia di Omah Dhuwur, Jogja, Selasa (4/2).

Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana mengatakan pihaknya telah meminta agar Disperindag DIY berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar segera meminta importir untuk mendatangkan bawang putih. Sebab pasokan bawang putih kating di DIY atau di Indonesia selama ini sangat tergantung impor dari Tiongkok.

"Kami sudah meminta agar importir bawang putih segera mendatangkan pasokannya via Surabaya nantinya. Kami tunggu proses izinnya, jika dari Tiongkok tidak memungkinkan karena sedang ada kasus Virus Corona maka bisa mendatangkan dari negara produsen penghasil bawang putih kating," tutur dia.