Advertisement
Lagi-Lagi, Harga Bawang Putih Naik
Pedagang bawang putih di Pasar Beringharjo, Darsinah, menunggu pelanggan, Senin (25/3)./ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Harga bawang putih kating dan bawang putih sinco terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait diminta segera turun tangan untuk mendatangkan impor bawang dari Vietnam dan Thailand karena Tiongkok sedang mengalami kasus Virus Corona.
Harga rata-rata bawang putih kating kembali naik pada Selasa (4/3) dari Rp55.667 per kg menjadi Rp58.667 per kg, sedangkan bawang putih sinco dari harga Rp50.667 per kg menjadi Rp51.667 per kg.
Advertisement
Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Probo Sukesi akan terus berkoordinasi dengan Disperindag DIY yang juga tengah berkoordinasi dengan Kemendag dan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendatangkan bawang putih dari negara lain kecuali Tiongkok. Pasalnya, Tiongkok sedang terkena wabah Virus Corona sehingga bawang putih bisa didatangkan dari negara lain yaitu Vietnam dan Thailand.
"Kita bisa mencari alternatif lain mendatangkan bawang putih impor dari Vietnam atau Thailand. Akan ada aturan dari Pemerintah Pusat perihal proses perizinan impor bawang putih dari negara lain tersebut. Yang jelas kita akan mencoba stabilisasi harga bawang putih agar tidak menjadikan inflasi di DIY terlalu bergejolak nantinya," ungkap dia di Omah Dhuwur, Jogja, Selasa (4/2).
Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana mengatakan pihaknya telah meminta agar Disperindag DIY berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar segera meminta importir untuk mendatangkan bawang putih. Sebab pasokan bawang putih kating di DIY atau di Indonesia selama ini sangat tergantung impor dari Tiongkok.
"Kami sudah meminta agar importir bawang putih segera mendatangkan pasokannya via Surabaya nantinya. Kami tunggu proses izinnya, jika dari Tiongkok tidak memungkinkan karena sedang ada kasus Virus Corona maka bisa mendatangkan dari negara produsen penghasil bawang putih kating," tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Hasto Wardoyo: Jangan Puas dengan Predikat Opini WTP Pemkot Jogja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








