Advertisement
Majukan Wisata, Kolaborasi Antar-OPD Ditingkatkan
Wisatawan menikmati keindahan Songgo Langit, Mangunan, Bantul, Kamis (6/6/2019).- Harian Jogja - Salsabila Annisa Azmi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Guna memajukan industri pariwisata di DIY, kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) harus ditingkatkan agar program pengembangkan pariwisata bisa dikerjakan bersama.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan salah satu kolaborasi yang dijalin yakni dengan Dinas Koperasi dan UKM. Kerja sama yang dijalin untuk mengembangkan UMKM dan koperasi yang bergerak di industri wisata sehingga bisa mendorong kemajuan pariwisata DIY.
Advertisement
"Kalau UMKM sangat akrab dan dekat dengan pariwisata. Karena di destinasi wisata, salah satu daya tariknya adalah UMKM juga. Mereka melengkapi dari sisi ekonominya," kata dia pekan lalu.
Singgih menyebutkan produk atau potensi lokal harus tampil lebih baik untuk dijual kepada wisatawan. "Hal itu akan membikin destinasi memiliki makna yang lebih daripada sekadar dilihat. Akan beda kalau destinasi diingat juga karena UMKM-nya. Kami mulai mendekati ke arah sana," ujar dia.
Untuk koperasi, salah satu koperasi yang dibina yang bergerak di pariwisata yakni Koperasi Notowono di Mangunan. Produk koperasi yang dihasilkan yakni produk wisata. "Uniknya di situ. Anggotanya berhasil membangun koperasi sehingga anggota sejahtera jika dilihat dari tahun demi tahun," papar dia.
Kolaborasi antar-OPD ini mulai digalakkan kembali sejak akhir 2019. Sinergi ini perlu terus didorong demi kemajuan perekonomian DIY.
Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana mengungkapkan koperasi dan UMKM di DIY juga harus istimewa seperti DIY. "Kita harus mengistimewakan koperasi dan UMKM. Mengistimewakan di sini bukan berarti memanjakan, selalu memberi bantuan, hibah, sumbahan, dan lain-lain, tetapi membentuk karakter koperasi yang baik dan UMKM yang baik," kata dia.
Ia mengungkapkan koperasi dan UMKM yang baik harus memiliki tiga hal utama. Ketiga hal itu yakni memiliki daya juang, kolaborasi dan adaptasi yang tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
20 Mahasiswa UNISA Keracunan Snack RS Grhasia Sudah Pulang
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- Penjualan Tiket KAI Nataru 2025-2026 Tembus 4,1 Juta
- BRI Salurkan 637 Ambulans Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Harga Rumah Subsidi 2026 Diusulkan Naik
- Harga Emas Antam Stabil Rp2,488 Juta, Buyback Naik
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- KAI Layani 27,2 Juta Penumpang Selama Nataru 2025-2026
- BPS Catat Kunjungan Wisman November 2025 Capai 1,2 Juta
Advertisement
Advertisement



