Pemda DIY Ubah Kebijakan Wisata Jadi Seperti Ini

Pemda DIY Ubah Kebijakan Wisata Jadi Seperti IniPelancong menikmati suasana kawasan pedestrian Malioboro, Yogyakarta yang lengang seperti terlihat pada Senin (29/05/2017). - Harian Jogja/Desi Suryanto
16 Maret 2020 06:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah DIY mengubah pernyataan terkait dengan pariwisata lokal. Kebijakan ini untuk menyikapi dampak virus Corona yang merebak di sejumlah wilayah di Indonesia.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan beberapa hari lalu Pemda DIY telah mengeluarkan instruksi Gubernur untuk waspada terhadap virus Corona. “Hari ini (14/3) kami mengubah statement tentang pariwisata. Kami tidak lagi memberikan imbauan untuk datang ke Jogja, tetapi bagi yang datang kami harapkan menjadi wisatawan yang mampu menjaga diri dengan hati-hati,” ucap Aji, Sabtu (14/3).

Menurut dia, kebijakan ini bukan hanya untuk wisatawan tetapi juga yang melayani di bidang wisata, travel biro. Dia juga mengimbau untuk mengedukasi masyarakat dan pengunjung supaya menjaga diri serta menyiapkan sarana prasanra, untuk menjaga kesehatan.

Terkait dengan pengalihan kegiatan belajar mengajar di bangku sekolah, ke belajar mandiri, menurut Aji hal itu perlu dipertimbangkan. “Harus sosialisasi, diberi pemahaman benar-benar belajar di rumah, tidak justru nanti malah keluar ke jalan. Kami baru edukasi dahulu,” ujarnya.

Sementara untuk tingkat perguruan tinggi, menurutnya tidak ada masalah jika dilakukan secara daring. Mengingat mereka sudah dewasa, dan paham.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo dalam keterangan tertulisnya mengimbau kepada wisatawan dan pelaku wisata untuk menempuh tindakan prefentif yang dimulai dari diri sendiri, untuk menjaga jarak aman dalam berkomunikasi dan mengurangi kontak langsung (jabat tangan) dan menggunakan masker bagi yang sakit serta menutup atau menggunakan tangan bagian dalam ketika

Batuk. “Kami juga mengimbau untuk menunda agenda besar yang berpotensi menjadi titik pertemuan

banyak orang dalam jangka waktu dekat ini. Dinas Pariwisata DIY terus memonitor dan melihat dinamika dan perkembangan serta intensif berkoordinasi dan mengacu pada Posko Terpadu Pencegahan &

Penanganan Pandemi Covid -19 DIY,” ujarnya.