Pertamina Sterilkan 15 SPBU di DIY

Pertamina Sterilkan 15 SPBU di DIYPetugas menyemprotkan disinfektan di sarana fasilitas operasional Pertamina belum lama ini. / Ist - Pertamina MOR IV
23 Maret 2020 23:07 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) IV menyemprot disinfektan di sarana fasilitas operasionalnya.

Iin Febrian, General Manager MOR IV mengatakan lokasi tersebut adalah 15 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah DIY. Selain area pengisian bahan bakar, penyemprotan dilakukan pula untuk fasilitas-fasilitas publik di SPBU yaitu musala dan toilet. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari ke depan dan sudah dimulai pada hari Minggu (22/3).

“Penyemprotan disinfektan ini merupakan langkah preventif atau pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19. Upaya ini dilakukan pula untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat ketika mengisi bahan bakarnya di SPBU Pertamina,” terang dia, Senin (23/3).

Sebagai informasi, 15 titik yang dipilih adalah lima SPBU di wilayah Bantul, lima SPBU di Jogja dan lima SPBU di  Gunungkidul. Dalam kegiatan ini, Pertamina menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) Yogyakarta untuk membersihkan dan menyemprotkan disinfektan di 15 titik SPBU wilayah DIY.

Rudi Widodo yang tengah mengisi BBM di SPBU Yogyakarta mengungkapkan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan dapat mencegah penyebaran virus Covid-19. “Kegiatan ini menurut saya sangat tepat, karena SPBU merupakan salah satu area yang diakses banyak orang yang berasal dari berbagai tempat. Bisa memberi rasa aman kepada pelanggan Pertamina,” terang Rudi.

Sales Area Manager Pertamina wilayah DIY dan Solo Raya Pande Made Andi Suryawan mengungkapkan Pertamina selaku perusahaan yang menyediakan kebutuhan BBM dan LPG kepada masyarakat harus selalu menjaga fasilitasnya dengan baik dan bersih. Selain sarana fasilitas operasional, kami memeriksa kesehatan kepada petugas yang melayani masyarakat secara berkala.

“Selain melakukan berbagai upaya, kami pun mengimbau kepada masyarakat untuk dapat melakukan transaksi nontunai sebagai alternatif transaksi di SPBU, hal ini merupakan langkah pencegahan kita bersama terhadap penyebaran virus Covid-19” ungkap Pande.