Emas Dorong Inflasi Kota Jogja

Emas Dorong Inflasi Kota JogjaIlustrasi emas dan dolar. - JIBI
02 April 2020 10:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Inflasi Kota Jogja 0,07% pada Maret. Harga emas perhiasan dan telur ayam ras yang naik sebesar 4,98% memegang andil besar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Heru Margono mengatakan laju inflasi Maret 2020 terhadap Desember 2019 sebesar 0,74% dan laju inflasi year on year sebesar 2,95%. “Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Maret 2020 sehingga memberian andil mendorong terjadinya inflasi diantaranya emas perhiasan dan telur ayam ras naik 4,98% dan 4,35% dengan memberikan andil masing-masing 0,04%,” kata Heru,Rabu (1/4).

Selain itu juga  bawang merah naik 10,17% dengan memberikan andil 0,03%, lalu beras, gula pasir, bawang bombai naik 0,70%; 5,07% dan 66,36% dengan masing-masing memberikan andil sebesar 0,02%. Sedangkan tukang bukan mandor naik 1,47% ; mobil naik 0,57%; nangka muda naik 48,03%; tarif parkir naik2,56%; apel naik 6,39%; pepaya naik 2,82% dan buncis naik 10,96% dengan memberikan andil masing-masing 0,01%.

Sebaliknya komoditas yang turun harga sehingga menahan laju inflasi di antaranya, cabai merah turun 26,61% dengan memberikan andil sebesar -0,10%, lalu cabai rawit turun 33,81% dengan memberikan andil sebesar -0,05%, lalu bawang putih turun 4,51% dengan memberikan andil sebesar -0,02%, kemudian minyak goreng 1,36%; tomat14,17%; semangka9,46%; daging ayam ras0,91%; brokoli7,44%; dan daun bawang turun dan 9,72% dengan masing-masing memberikan andil -0,01%.