Indomaret Donasikan 250.000 Masker

Indomaret Donasikan 250.000 MaskerPerwakilan Indomaret secara simbolis menyerahkan bantuan masker, Senin (13/4)./ Ist - Indomaret
14 April 2020 07:22 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Indomaret lewat program Peduli Berbagi kembali menunjukkan kepedulian dengan membantu penanganan Covid-19. Hal itu diwujudkan dengan memberikan bantuan berupa masker medis dan masker kain, Senin (13/4).

Secara simbolis masker diberikan secara langsung kepada Bupati Sleman Sri Purnomo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sleman Eko Suhargono. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Branch Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Yogyakarta Suharsan. "Total ada 3.000 masker yang diberikan kepada Pemkab Sleman," kata dia, Senin.

Selanjutnya, pada hari yang sama, Indomaret juga memberikan bantuan masker ke Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, sebanyak total 2.700 masker. Secara simbolis bantuan masker diberikan langsung kepada Bupati Kulonprogo Sutedjo.

Suharsan mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dalam usaha pencegahan dan penanganan penyebaran virus Covid-19. Total secara nasional ada 250.000 masker yang diberikan di mana Sleman serta Kulonprogo masing-masing mendapatkan bantuan sejumlah 3.000 dan 2.700 masker.

"Di samping itu sebagai langkah antisipatif di Indomaret di toko-toko juga kita lakukan penerapan social dan physical distancing di antaranya dengan menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir di luar toko, hand sanitizer di kasir, penggunaan masker dan hand glove karyawan kami, penerapan jarak dalam berbelanja, dan juga sekat pembatas antara kasir dan konsumen," jelas dia.

Ia mengatakan tentunya langkah ini diterapkan untuk membuat konsumen tetap nyaman berbelanja. Di sisi lain karyawan juga tetap bisa melayani dengan baik. "Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat," kata dia.

Bupati Kulonprogo Sutedjo menyampaikan banyak terima kasih kepada Indomaret atas bantuan ini. "Semoga bantuan masker dari Indomaret ini bisa bermanfaat untuk para tenaga medis dan juga masyarakat umum di wilayah Kulonprogo, yang kadang kami masih jumpai belum menggunakan masker dalam kegiatan masyarakat sehari hari," kata dia.