Harga Gula Pasir Berangsur Turun

Harga Gula Pasir Berangsur TurunIlustrasi. - Solopos/Sunaryo Haryo Bayu
06 Mei 2020 07:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Harga gula pasir yang sempat merangkak naik beberapa waktu terakhir, pada pekan pertama Mei ini mulai beranjak turun.

Kepala Bidang Perdangangan dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Aprianto mengatakan harga mulai berangsur turun setelah ketersediaan stok mulai ditambah dan dilakukan operasi pasar.

“Sudah mulai turun sekarang. Masih dilakukan operasi pasar pekan ini. Untuk pekan depan kami masih koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota,” ucap Yanto, Selasa (5/5).

Pada pekan pertama Mei, harga gula pasir mulai turun di harga Rp16.300/ kilogram (kg), sebelumnya sempat menyentuh Rp17.300/ kg pada akhir Maret. Meski begitu harga tersebut masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET) yang berada pada harga Rp12.500/ kg.

Sementara itu pada momen Ramadan saat ini juga harga kebutuhan pokok terbilang stabil. Meski beberapa fluktuatif seperti bawang merah dan telur ayam. “Faktor permintaan pasar untuk telur serapan pasar untuk hotel dan restoran kan turun drastis,” ujarnya.

Harga telur ayam negeri di harga Rp18.600/ kg, sebelumnya Rp21.000/ kg.  Sementara harga bawang merah sedikit naik di harga Rp38.000/ kg, sebelumnya Rp37.000/ kg. Kebutuhan lainnya seperti beras IR I Rp9.600/ kg, IR II Rp9.700/ kg. Sementara daging ayam broiler di harga Rp28.600/ kg.

Kepala Bidang Operasional Pelayanan Publik (OPP) Bulog Drive DIY, Nani Yulianti menilai saat ini ketersediaan stok gula pasir masih mencukupi. “Masih mencukupi saat ini, masih ada 480 ton. Stok selalu berjalan, ada penerimaan dan ada penjualan,” ucap Nani.