Advertisement
Kemasan Produk Bisa Dongkrak Nilai Produk UKM
Tulakir (kiri) saat melakukan kegiatan pewarnaan terhadap kerajinan tangan yang dibuatnya di rumahnya yang berada di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Kamis (2/4/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kemasan produk yang baik diharapkan mendongkrak penjualan produk usaha kecil menengah (UKM) di masa pandemi Covid-19.
“Adanya bantuan kemasan dari Kementrian Perdagangan ini kami harapkan dapat membantu UKM. Kemasan bagus bisa menjadi menarik, menjadi nilai tambah. Bagi orang yang sebelumnya tidak tertarik, bisa menjadi tertarik,” ucap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Aris Riyanta, di sela-sela penyerahan bantuan kemasan produk dari Kemendag, di Kantor Disperindag DIY, Jumat (15/5/2020).
Advertisement
Aris berharap dengan bantuan tersebut dapat memicu para pelaku usaha meningkatkan kualitas produknya. Dia juga mendorong di masa pandemi ini dan himbauan physical distancing, para pelaku usaha dapat memaksimalkan penjualan daring.
“Kami dorong untuk penjualan daring, saat ini di DIY cukup baik untuk penjualan online. Online ini kan juga mempermudah penjualan,” ujarnya.
BACA JUGA
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Aprianto mengatakan pada tahap pertama ini disalurkan pada 11 pelaku usaha di DIY. Pelaku usaha yang diberikan bantuan ini merupakan yang pernah mengikuti pelatihan, dan telah diseleksi yang benar-benar membutuhkan bantuan. “Rencana ada 20 pelaku UKM sasarannya. Ini baru 11, sisanya nanti masih menunggu lagi,” ucapnya.
Dikatakan Yanto, pada masa pandemi seperti ini memang sektor usaha mendapat tantangan yang berat. Akan tetapi menurutnya para pelaku usaha di DIY masih ulet untuk berusaha tetap menjalankan bisnisnya.
Salah satu pelaku usaha yang menerima bantuan, dan pemilik Sambal Nyi Gnat, Heri Dwiyanti mengatakan di masa pandemi ini iklim usaha memang mengalami tantangan yang berat. Meski begitu dia mencoba mendorong rekan-rekannya sesama pelaku usaha untuk tetap bisa saling mendukung.
Adanya bantuan kemasan produk juga diharapkannya dapat semakin meningkatkan penjualan produk. “Saya juga mengajak teman-teman untuk saling mendukung usaha satu sama lain. Jadi tidak ada rasa saling bersaing. Selain itu saya juga sudah menjual secara online dari dulu, kemudian saya ajak teman-teman yang lain juga,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bandara YIA Layani 225.718 Penumpang Selama Libur Nataru
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Turun Mulai 1 Januari 2026
- Update Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Hari Ini 1 Januari 2026
- Awal 2026, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.500 per Kg
- Menkeu Optimistis IHSG Tembus 10.000 Akhir 2026
- Pelatihan Hingga Pemagangan, BRI Peduli Dampingi Difabel untuk Berdaya
- UMP 2026 Mulai Berlaku, Ini Besarannya
Advertisement
Advertisement




