Gofood Terus Genjot Percepatan Transformasi Digital UMKM

Gofood Terus Genjot Percepatan Transformasi Digital UMKMAplikasi Gofood. - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
30 Juni 2020 14:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gofood dan Gojek mempercepat UMKM untuk go online. Dukungan komprehensif ini dirancang khusus untuk membantu UMKM beradaptasi, mengingat pandemi telah mengalihkan konsumsi kuliner masyarakat dari luring ke daring.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan lebih dari 236.980 pelaku UMKM telah melaporkan kepada Kementerian Koperasi dan UKM atas usahanya yang terdampak akibat pandemi dan digitalisasi merupakan solusi dari permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM saat ini. Oleh karena itu dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah dengan platform digital seperti Gofood dan Gojek untuk membangkitkan kembali UMKM sektor makanan dan minuman di Indonesia.

Pemerintah menyiapkan skema pemulihan ekonomi nasional termasuk di dalamnya untuk pelaku UMKM. Tidak hanya itu, standar prosedur reaktivasi UMKM menuju tatanan new normal juga mulai disosialisasikan kepada sektor-sektor usaha yang sudah dan akan mulai diaktifkan kembali seperti sektor transportasi dan kuliner.

“Pelaku UMKM pada dua sektor tersebut [transportasi dan kuliner] perlu memiliki strategi adaptasi bisnis, seperti menyediakan variasi visualisasi menu makanan dan minuman, menawarkan makanan sehat dan siap saji, paket bundling, hingga berbagai promo atau diskon khusus,” ucap Teten, Senin (29/6/2020).

Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan pandemi mengajarkan perusahaannya banyak hal. Dari awal berdiri, Gofood berkomitmen meningkatkan skala bisnis para pelaku UMKM kuliner

Kini Gofood mengambil satu langkah lebih maju dengan menyediakan ekosistem terlengkap yang lebih dari sekadar teknologi. “Salah satunya, kami menambahkan keterampilan para pelaku UMKM kuliner lewat platform edukasi dan berjejaring, sehingga mereka memperoleh pengetahuan lebih dalam tentang berbisnis langsung dari sesama pelaku usaha,” kata Catherine.