Pembukaan Destinasi Wisata Jadi Bahan Evaluasi dan Perbaikan

Pembukaan Destinasi Wisata Jadi Bahan Evaluasi dan PerbaikanAktivitas river tubing di objek wisata Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, beberapa waktu lalu. - Istimewa/Dokumen pengelola objek wisata Kalisuci.
06 Juli 2020 19:47 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pelaku pariwisata di DIY menyambut baik upaya Pemda DIY melakukan uji coba terbatas objek wisata. Langkah tersebut diharapkan bisa jadi bahan evaluasi dan koreksi.

“Uji coba terbatas untuk destinasi tentunya akan memberikan ruang waktu kepada destinasi untuk trial dan evaluasi, sehingga yang diharapkan pelayanan di destinasi akan lebih terupdate sesuai protokol kesehatan dan unsur CHS [clean, healthy, safety], akan semakin diimplementasikan di destinasi,” ucap Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Ajie, Minggu (5/7/2020).

Menurut dia, jika destinasi bisa melayani wisatawan sesuai harapan, maka itu bisa jadi selling point bagi destinasi tersebut sekaligus menumbuhkan kepercayaan bagi wisatawan.

Industri pariwisata di DIY, kata Bobby, secara umum juga telah siap menghadapi era new normal. “Sekitar 80 persen sudah siap, kami tinggal melaksanakan rencana uji coba bersama sekaligus implementasi SOP masing-masing serta pembuatan video bersama untuk menjadi standar berwisata di Jogja seperti yang akan kami susun bersama,” ucapnya.

Berbagai tantangan lain menurut Bobby tidak begitu masalah, tinggal masalah waktu untuk menyesuaikan diri, dan Jogja mulai fokus pada quality tourism yang menuntut pelayanan lebih maksimal.

Justru yang masih menjadi perhatian bersama adalah supporting dari masyarakat, bagaimana masyarakat harus benar-benar mengerti dan menjadi supporting pariwisata Jogja menuju new normal.

“Industri, masyarakat dan Pemda DIY nyawiji mengimplementasikan protokol kesehatan dengan baik dan benar, Insyaallah recovery pariwisata DIY akan bisa lebih cepat, karena wisatawan akan percaya dan merasa nyaman berwisata di DIY,” ujarnya.