Potensi Bisnis Pialang di Jogja Diprediski Tumbuh 20%

Potensi Bisnis Pialang di Jogja Diprediski Tumbuh 20%Pengurus Yayasan Panti Asuhan Darunnajah Kalongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman menerima bantuan dari RFB Jogja di sela peringatan Ultah ke-2 RFB Jogja, Minggu (9/8/2020). - Ist
09 Agustus 2020 15:37 WIB Abdul Hamied Razak Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Dalam waktu lima tahun ke depan, potensi bisnis pialang secara industri di Jogja diperkirakan tumbuh hingga 20%. Hal ini tidak terlepas dari terus meningkatnya volume transaksi dan jumlah nasabah di Jogja.

Pimpinan Cabang PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Jogja Dewi Diananingrum mengatakan pertumbuhan nasabah baru dalam investasi berjangka dikarenakan masyarakat saat ini telah memiliki perspektif baru menilai investasi ini aman dan menguntungkan. Untuk itu, pihaknya tengah menyiapkan tim sales force di atas 500 orang, infrastruktur yang kuat dan edukasi yang luas baik melalui pemberitaan di media maupun soscial media.

"Tingkat kepercayaan masyarakat ini bisa dikatakan mulai meningkat terutama terhadap PT RFB, karena memang terbukti aman sehingga RFB pun mampu meningkatkan jumlah transaksi dan pertumbuhan nasabah baru khususnya di Jogja," katanya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Minggu (9/8/2020).

Dijelaskan Dewi, selama pandemi Covid-19, perusahaan pialang berjangka termasuk RFB Jogja tetap tumbuh. Hingga semester I, dari total volume transaksi pertumbuhan RFB Jogja tercatat sebesar 85,24% atau menjadi 45.650 lot. Adapun untuk nasabah baru selama enam bulan pertama tahun ini, RFB Jogja mencatat jumlah nasabah baru. "Ada peningkatan jumlah nasabah baru 137 nasabah atau tumbuh 24,55 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu," katanya.

Menurut Dewi, ada tiga prinsip yang selalu dikedepankan oleh tim marketing RFB Jogja yaitu menjaga kepercayaan, memancarkan integritas dan memelihara hubungan yang baik. Tiga hal ini menjadi identitas setiap individu di RFB Jogja. "Ke depan, RFB Jogja memiliki target untuk menjadi perusahaan pialang terbesar, tidak hanya di DIY melainkan juga di Jawa Tengah dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 17 persen," katanya.

Sebagai rasa syukur atas capaian tersebut, RFB Jogja merayakan ulang tahun yang ke-2 dengan serangkaian kegiatan. Mulai perlombaan di lingkungan karyawan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dan pemberian donasi ke beberapa panti asuhan, di antaranya Yayasan PA Darunnajah Maguwoharjo dan Yayasan PA Al-Islam Caturtunggal.

"Kami berharap kehadiran RFB di kota pelajar ini dapat berkontribusi dalam memajukan perekonomian lewat perekrutan sumber daya manusia yang dilakukan secara kontinyu," katanya.*