Advertisement
Certified Live Host Program Diluncurkan, Bantu Bentuk Generasi Baru Kreator Digital
Pelatihan Certified Live Host Program. - Harian Jogja - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—TikTok Shop by Tokopedia bersama Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM) meluncurkan Certified Live Host Program melalui seremoni penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di kampus UGM pada 19 Agustus 2025.
Program ini berlangsung dari Agustus sampai September 2025 sebagai bagian dari TDC Class GIK UGM dengan batch pertama dimulai pada 19 Agustus 2025 dan diikuti 50 peserta.
Advertisement
Senior Director of E-Commerce Tokopedia dan TikTok Shop, Stephanie Susilo, menuturkan program ini menjadi langkah awal dari kerja sama strategis dalam membentuk generasi baru kreator digital yang siap berkontribusi di dunia e-commerce dan live shopping.
Sebagai bagian dari ekosistem perdagangan digital Indonesia, TikTok Shop by Tokopedia berkomitmen untuk terus memberdayakan pelaku usaha lokal dan memperluas akses mereka ke pasar digital.
Upaya yang dijalankan antara lain melalui pelatihan terstruktur seperti program Live Stream Academy, yang kini dikembangkan lebih lanjut melalui Certified Live Host Program, untuk membuka ruang bagi generasi muda untuk membangun karier digital yang relevan dan berdampak.
TikTok Shop by Tokopedia menemukan hambatan utama bagi calon live host adalah rasa kurang nyaman tampil di depan kamera dan rendahnya kepercayaan diri dalam berkomunikasi.
“Certified Live Host Program hadir melalui kurikulum yang dirancang khusus untuk membangun kepercayaan diri peserta, mengasah kemampuan komunikasi serta memberikan latihan praktis di depan kamera agar tampil lebih percaya diri dan profesional saat memandu siaran langsung,” ungkap Stephanie dalam keterangan tertulis, Senin (25/8/2025).
Program ini membekali mahasiswa dan profesional muda dengan keterampilan teknis livestream, pembuatan konten, storytelling, analisis performa siaran sampai penguatan personal branding.
Program Director GIK UGM Asri Aldila Putri menambahkan program ini menjadi jembatan antara dunia kampus dan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Diharapkan peserta tidak hanya belajar teori tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem digital, baik sebagai profesional maupun pendukung UMKM di sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Sorgum Tak Lagi Terpinggirkan Kini Jadi Gula Semut Bernilai
- Telan Rp10.500 Triliun untuk AI, Raksasa Teknologi PHK 4 Juta Pekerja
- Batas Pelaporan SPT 2026 Diperpanjang, Ini Cara Aktivasi Coretax DJP
- Harga Emas Antam Sabtu 11 April Naik Tipis, Cek di Sini
- Konflik Timur Tengah Mereda, Wall Street Kompak Parkir di Zona Hijau
Advertisement
Bebas Retribusi ke Gunungkidul, Petugas Parangtritis Malah Kena Sindir
Advertisement
Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja
Advertisement
Berita Populer
- Sorgum Tak Lagi Terpinggirkan Kini Jadi Gula Semut Bernilai
- Isu Dana Desa Dipotong Mencuat, Ini Penjelasan Menteri Desa
- Disney Pangkas 1.000 Karyawan, Divisi Marketing Paling Terdampak
- Harga Emas Pegadaian Masih Tinggi Hari Ini, Cek di Sini
- Kereta Ekonomi Murah Ini Diserbu, Puluhan Ribu Penumpang
- 11 Juta Lebih Warga Sudah Lapor SPT Pajak, Tenggat Diperpanjang
- Ancaman Blokade Hormuz Bikin Minyak Melonjak, Wall Street Melemah
Advertisement
Advertisement







