Meal Time Jadi Cara Olifant School Latih Kemandirian Anak

Meal Time Jadi Cara Olifant School Latih Kemandirian AnakAktivitas meal time siswa Olifant School. - Istimewa/Olifant
02 September 2020 19:12 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Waktu makan (meal time) anak yang menyenangkan merupakan kegiatan sederhana dan aplikatif untuk melatih kemandirian anak.

Head of Creative and Development Program Olifant School, Mariana Hastuti mengatakan meal time acap hanya diadakan sebagai bentuk rutinitas kebutuhan jasmani bagi asupan gizi anak. Padahal meal time sebenarnya dapat digunakan untuk berbagai hal pembelajaran life skills untuk anak, salah satunya kemandirian.

Saat anak mulai belajar memegang benda dan mulai mengenal makanan pengganti air susu ibu (ASI), mereka sudah dapat diberikan kepercayaan untuk memegang sendok dan mencoba menyuapkan makanan sendiri ke mulutnya.

“Apakah mereka akan bisa menyuapkan makanannya dengan rapi? Di awal pasti berantakan, bahkan mungkin tidak ada makanan yang berhasil dia suapkan. Tetapi memberikan kesempatan pada mereka, akan menjadi dasar kemandirian,” kata Mariana, Rabu (2/9/2020).

Bagi anak yang lebih besar, pengalaman ini bisa ditingkatkan dengan mengajak anak untuk mempersiapkan makanan, mulai dari memilih menu, memasak makanan, menyiapkan peralatan makan hingga membersihkan peralatan makanannya.

Dari para ahli yang menyusun kurikulum pengajaran di Olifant Preschool, waktu makan menjadi salah satu kegiatan penting yang perlu dipikirkan unsur edukatif dan tetap menyenangkan untuk anak.

“Di masa pembelajaran jarak jauh, tentu nilai kemandirian dan berbagai nilai yang disiapkan dalam meal time harus dilakukan dari rumah, sehingga Olifant meluncurkan meal time sebagai salah satu program 24 hour School from Home ala Olifant,” katanya.

Anak-anak, kata dia, memiliki waktu khusus untuk makan bersama dengan teman-teman dan guru dalam waktu pembelajaran daringnya dengan menggunakan plate mat khusus yang dirancang dan disediakan untuk program ini.

“Anak-anak belajar menata tempat makannya hingga belajar mengenal kata sederhana baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia,” ucap dia.

Dari cerita pengalaman orang tua yang disampaikan melalui Hello Parents, mereka menyampaikan kegiatan sederhana ini berdampak positif bagi anak-anak. Mereka belajar dan terbiasa untuk makan di tempatnya serta menyelesaikan waktu makan hingga selesai, dan tidak sambil berjalan-jalan seperti yang umum terjadi.

Hal ini melegakan bagi orang tua yang seringkali mendapat tantangan ketika mengajak anak fokus ketika waktu makan ataupun kegiatan lainnya.