Menhub Pamerkan Omnibus Law dan Promosi Investasi pada Investor AS

Menhub Pamerkan Omnibus Law dan Promosi Investasi pada Investor ASMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. - Kemenhub
21 Oktober 2020 13:57 WIB Rinaldi Mohammad Azka Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan para pimpinan perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang merupakan Delegasi US-ASEAN Business Council (US-ABC). 

Dalam kesempatan itu, mereka membahas peluang investasi bagi investor asal Amerika Serikat (AS). Sejumlah perusahaan besar dibidik agar dapat berinvestasi di Indonesia terutama pada sektor transportasi dan konektivitas.

Baca juga: Buntut Penembakan Pos Polisi & Dealer Motor, Polres Kulonprogo Data Pemilik Senapan Angin

“Pemerintah tengah fokus dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur transportasi seperti bandara, pelabuhan, jaringan terminal transportasi darat dan kereta api, dan angkutan massal perkotaan melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha [KPBU]. Kami mengundang para investor nasional maupun asing, untuk berinvestasi membangun dan mengoperasikannya,” jelasnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Rabu (21/10/2020).

Dia mengatakan Indonesia telah berupaya melakukan penyempurnaan regulasi, melakukan terobosan kebijakan, serta membuka opsi berbagai skema pendanaan untuk mendorong kemudahan berinvestasi di Indonesia. 

Hal ini tercermin dari disahkannya UU Cipta Kerja. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan iklim investasi dan daya saing Indonesia.

Baca juga: Hut ke-56 Tahun Partai Golkar, Bergerak Cepat Bekerja untuk Rakyat

“Amerika Serikat menjadi salah satu investor terbesar dalam lebih dari 1.300 proyek di Indonesia. Saat ini sebagian investasi dari AS difokuskan pada pertambangan. Saya sangat berharap melalui skema KPBU, banyak investor AS yang tertarik untuk berpartisipasi dan berinvestasi dalam proyek infrastruktur transportasi Indonesia,” tuturnya.

Budi membahas hal lainnya terkait upaya pemerintah menangani Pandemi Covid-19, strategi pemulihan, pengembangan SDM sektor transportasi, dan rencana pemindahan Ibukota Negara di Kalimantan Timur.

Dalam pertemuan tersebut, hadir para pimpinan 30 perusahaan terkemuka Amerika Serikat, dengan pimpinan delegasi antara lain : US-ABC Chairman, President and CEO Mr.Alexander C. Feldman, US-ABC Senior Vice President and Regional Managing Director Ambassador Michael W. Michalak, dan Indonesia Committee Chair (CEO Citi Indonesia) Hotman Simbolon, Landry Subianto (Chief Representative US-ABC Indonesia), dan Joe Donovan (mantan Dubes AS untuk Indonesia).

Beberapa perusahaan yang ikut serta antara lain ExxonMobil, Freeport Mcmoran, HM Sampoerna, 3M, Amazon, Apple, Cisco, Fedex, Jhpiego, Johnson & Johnson, Loon, MSD, Oracle, Qualcomm, S&P Global, Salesforce, UL, UPS, serta Visa. 

Sumber : Bisnis.com