Pegadaian Gandeng BCA Digital, Investasi Emas Cukup Rp10.000 lewat Bluinvest Emas
Pegadaian dan BCA Digital menghadirkan bluInvest Emas dengan investasi mulai Rp10.000 serta promo cashback Rp50.000.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkolaborasi dengan PT Jogjakita Multi Andalan (JOGJAKITA) berkolaborasi dalam percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19./Ist-BNI
Harianjogja.com, JOGJA - Dalam rangka turut mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional akibat tekanan yang disebabkan pandemi Covid – 19, serta membangun ekosistem digital bisnis yang baik, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkolaborasi dengan PT Jogjakita Multi Andalan (JOGJAKITA). Kerjasama tersebut diharapkan akan memperkuat kapasitas para pengusaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.
Melalui kerjasama ini, BNI dan JOGJAKITA meluncurkan Mobile Application yang diberi nama JOGJAKITA. JOGJAKITA bukan sekedar aplikasi biasa karena disiapkan untuk mendorong terbangunnya kolaborasi berbasis semangat gotong royong yang pada akhirnya ditujukan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Yogyakarta.
Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara BNI dengan JOGJAKITA yang dilaksanakan dihadapan GKR Mangkubumi dan Pemimpin BNI Wilayah Yogyakarta Moh. Hisyam. Penandatanganan dilakukan oleh Pemimpin BNI Cabang Yogyakarta Ilham Adi S dan Direktur Utama JOGJAKITA Wawan Harmawan. Hadir juga dalam kesempatan ini Chief Marketing Officer, Bagus Cahyono.
GKR Mangkubumi menuturkan, aplikasi JOGJAKITA adalah persembahan dari Yogyakarta untuk Indonesia. “Ini adalah sebuah kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat Yogyakarta dengan semangat gotong royong membangun ekosistem bisnis digital yang asli Indonesia," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (11/12/2020).
Dalam sambutannya, Wawan Harmawan mengatakan, misi dari JOGJAKITA adalah mendorong pertumbuhan industri pariwisata dan penunjangnya, mendorong pertumbuhan usaha kecil, mikro, dan supermikro. Aplikasi ini juga diciptakan untuk membantu meningkatkan pendapatan daerah, mendorong transaksi non tunai, serta bersinergi dan berkolaborasi dengan berkeadilan.
Adapun, BNI sebagai agent of development, ikut berperan serta dalam membangun UMKM di Indonesia dan khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta. Hisyam mengatakan salah satu bentuk dukungan yang diberikan untuk JOGJAKITA adalah dengan ikut memberikan kesempatan kepada UMKM di Yogyakarta mengirimkan formulir aplikasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui JOGJAKITA yang kemudian akan diproses oleh BNI.
Ini akan menjadi bagian dari terobosan yang dilakukan BNI dalam penyaluran KUR di Yogyakarta dimana hingga 7 Desember 2020 saja sudah tersalurkan sebanyak Rp 1,54 triliun.
“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi BNI bisa ikut ambil bagian dalam membangun ekosistem digital, terutama dalam menyalurkan KUR yang khusus diperuntukkan kepada masyarakat Yogyakarta,” ujarnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegadaian dan BCA Digital menghadirkan bluInvest Emas dengan investasi mulai Rp10.000 serta promo cashback Rp50.000.
Serangan monyet ekor panjang kembali mengganggu lahan pertanian di Dlingo, Bantul saat kemarau. Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman.
Qualcomm resmi meluncurkan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Extreme Gen 6. Chip 2nm dengan CPU Oryon 5,0 GHz, GPU Adreno baru, dan AI agentic.
Cari mobil keluarga unik? Simak 10 rekomendasi mobil wagon bekas di Indonesia, dari Mazda Vantrend hingga Mercedes-Benz Estate. Harga mulai Rp25 jutaan.
PSIM Jogja baru meraih satu poin dari tiga laga. Jean-Paul Van Gastel menilai jeda FIFA Matchday bisa menjadi momentum pembenahan tim.
MotoGP pastikan GP Valencia di Circuit Ricardo Tormo jadi seri penutup musim 2027. Kalender lengkap MotoGP 2027 akan diumumkan Jumat, 25 September.