Ini Contoh Keberhasilan Dukungan Olifant School pada Bakat Anak

Ini Contoh Keberhasilan Dukungan Olifant School pada Bakat AnakTiga siswa Olifant School yang berprestasi di bidang olahraga. - Istimewa/Olifant School
23 Desember 2020 17:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dalam mengembangkan metode pembelajaran yang memberikan stimulasi kedalaman berpikir, kreativitas, dan berpikir kritis siswa, Olifant School dan Olifant High School (OHS) tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menghargai kecerdasan majemuk anak-anak.

Head of Creative and Program Development Mariana Hastuti mengajarkan anak-anak untuk mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri melalui pembelajaran yang didasarkan pada kurikulum life skills dan character building.

Untuk itu, kata dia, Olifant School dan OHS memberikan berbagai fasilitas, media serta dukungan untuk pengembangan berbagai bidang bakat anak baik yang dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah.

Beberapa contoh siswa yang berprestasi di luar bidang akademik, kata Mariana, adalah Angel Jennifer Chandra (Kelas X) dan Anastasya Virly (Kelas IX). “Angel dan Anastasya sudah mengukir berbagai prestasi di cabang olahraga basket," kata Mariana melalui rilis, Rabu (23/12/2020).

Tergabung dalam klub basket Mataram, Angel dan Virly tidak hanya berprestasi dalam membela tim dari klub, tetapi juga tergabung dalam tim daerah dan tim nasional.

Angel yang memulai latihan basket sejak kecil bahkan sudah pernah mewakili Indonesia sebagai bagian dari Tim Asia Pasific untuk bertanding di Junior NBA Global Championship.

"Selain itu, juga merupakan bagian Timnas Basket U-19 serta mengikuti Kejurnas U-16 DIY 2020. Sedangkan Virly yang sejak kecil menyukai dan menekuni bidang atletik, di jenjang SMP mulai lebih tertarik untuk menekuni basket. Berbagai kejuaraan sudah diikuti seperti Kejurda, Popda, maupun Porda," ucap Mariana.

Selain basket, ada juga siswa OHS yang menorehkan prestasi di cabang olahraga balap sepeda. “Siswa itu bernama Raden Mas Rajasha Kamadeva Antasari Kurniawan, siswa Kelas IX yang menjadi salah satu atlet balap sepeda setelah memulainya dari hobi,”kata dia.

Berawal dari sekadar hobi, lalu kemudian berkenalan dengan komunitas sepeda, Raja lantas menekuni olahraga sepeda secara lebih serius dengan mengikuti beberapa kejuaraan. Prestasi yang berhasil ditorehkannya antara lain sebagai Juara II individual race serta Juara III dalam grup.

Tentu saja, kata dia, peran dan dukungan orang tua menjadi sangat penting. Dengan memberikan keluasan kesempatan bagi anak untuk mencoba berbagai macam hal di awal usianya, mendukung selama proses latihan hingga memberikan dukungan saat mereka ingin menekuninya sehingga menjadi sebuah prestasi.