Program ini Jadi Cara Olifant Ajarkan Anak Kenali Diri dan Orang Terdekatnya

Program ini Jadi Cara Olifant Ajarkan Anak Kenali Diri dan Orang TerdekatnyaTangkapan layar saat digelarnya Signature Program Hello, Who's There? oleh Olifant School, belum lama ini. - Istimewa/Olifant
02 Desember 2020 18:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Olifant School tengah gencar menyiapkan Roadmap to Sociopreneur. Salah satunya adalah yang diterapkan untuk siswa usia 2-3 tahun lewat kegiatan Hello, Who’s There?

Head of Creative and Program Development, Mariana Hastuti mengatakan roadmap tersebut merupakan dasar pengembangan program pendidikan yang ada di Olifant School untuk masing-masing level usia. Roadmap itu nantinya diwujudkan, salah satunya melalui penyelenggaraan Signature Program.

Khusus untuk Kelas Red usia 2 - 3 tahun, kata dia, baru-baru ini menggelar kegiatan Hello, Who’s There? Di usia ini, Roadmap to Sociopreneur fokus pada perkembangan keterampilan dan life skill mengenai aspek first interaction.

“Di usia ini anak-anak mulai belajar mengenal dengan orang-orang terdekat di sekitarnya sebagai lingkungan interaksi pertama. Dari situ mereka mulai belajar melihat perbedaan dirinya sendiri dengan orang lain,” ucap Mariana, melalui siaran pers, Rabu (2/12/2020).

Hello, Who’s There? kali ini mengajak dan memperkenalkan kepada anak-anak mengenai tata cara serta kebiasaan bertamu yang ada dalam budaya mereka. Sebelum mengikuti kegiatan teresbut, mereka sudah mendapatkan paket belajar dari sekolah untuk membuat berbagai macam craft bertema perlengkapan menerima tamu.

Selain itu, anak-anak juga belajar science sederhana ketika mereka belajar untuk membuat teh. Mereka belajar perubahan warna yang terjadi pada teh, atau bagaimana perubahan rasa yang terjadi saat gula dicampur dalam air hangat.

Kemampuan mereka dalam mendengarkan instruksi sederhana juga dilatih dari kegiatan ini. Mereka perlu mengikuti instruksi dan arahan guru pada saat melakukan eksperimen maupun pada saat mereka mengikuti tahapan dalam membuat craft.

Hal lain yang dipelajari, imbuh Mariana, tentu saja latihan motorik halus anak-anak melalui kegiatan seperti saat mereka memegang sendok. “Selama kegiatan berlangsung, anak-anak melakukan kegiatan dengan didampingi orang tua atau pendamping di rumah,” ucap Mariana.