KAI Cairkan Pinjaman Rp1,54 Triliun dari China Development Bank untuk Proyek Kereta Cepat
PT Kereta Api Indonesia arau KAI (Persero) menarik fasilitas pinjaman senilai US$94,6 juta dari China Development Bank untuk pembiayaan proyek Kereta Cepat
Warga memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3/2025). Antara /Sulthony Hasanuddin
Harianjogja.com, JAKARTA—Saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) dan PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA) dibuka melemah signifikan pada perdagangan Rabu (4/2/2026), terdampak sentimen negatif terkait dugaan tindak pidana pasar modal yang diungkap Bareskrim Polri.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.15 WIB, saham PIPA turun 31 poin atau 14,62% ke level Rp181 per lembar. Sementara itu, saham MINA anjlok 34 poin atau 10,4% ke Rp310 per saham. Penurunan terjadi setelah Bareskrim Polri mengungkap dugaan pelanggaran hukum di pasar modal pada Selasa (3/2/2026).
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, menjelaskan bahwa penyidik baru saja menetapkan tiga tersangka dalam kasus manipulasi initial public offering (IPO) PIPA. Mereka adalah:
Sebagai pengembangan kasus, Bareskrim juga melakukan penggeledahan di kantor Shinhan Sekuritas pada Selasa (3/2/2026). Perusahaan itu bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan underwriter dalam IPO PIPA.
Selain itu, Bareskrim menetapkan tiga tersangka lain terkait dugaan tindak pidana pasar modal oleh PT Minna Padi Aset Manajemen (MPAM), yakni:
Ade Safri menjelaskan bahwa saham yang menjadi underlying asset produk reksa dana MPAM berasal dari pasar negosiasi dan pasar reguler. Transaksi dilakukan melalui akun reksa dana milik ESO, adiknya ESI, dan perusahaan afiliasi PT MPAM.
“ESO dan kawan-kawan menggunakan sarana manajer investasi miliknya, PT MPAM, untuk membeli saham afiliasi dengan harga murah, kemudian menjual kembali kepada reksa dana PT MPAM lainnya dengan harga lebih tinggi,” jelas Ade Safri dikutip Antara.
Dalam proses penyidikan, penyidik telah memeriksa 44 orang saksi dan ahli, termasuk ahli pidana dan ahli pasar modal. Selain itu, 14 subrekening efek milik PT MPAM dan afiliasinya diblokir. Dari jumlah tersebut, enam subrekening adalah reksa dana dengan nilai aset saham sekitar Rp467 miliar.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Kereta Api Indonesia arau KAI (Persero) menarik fasilitas pinjaman senilai US$94,6 juta dari China Development Bank untuk pembiayaan proyek Kereta Cepat
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.