Lonceng Peringatan Dua Dekade Gempa Jogja
Dua puluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk memulihkan sisa-sisa reruntuhan, mempercantik tata kota, dan menyembuhkan luka fisik
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi./IST
Harianjogja.com, JOGJA– Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dianggap langkah yang bagus. Menurut Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Rimawan Pradiptyo, dalam masa pandemi Covid-19, memang perlu adanya buka tutup termasuk dalam hal ekonomi.
“Ekonomi hanya akan bergerak optimum apabila orangnya sehat,” kata Rimawan saat dihubungi secara daring pada Jumat (8/1/2020).
BACA JUGA : Pengamat: Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Pada angka kasus Covid-19 yang meningkat tinggi, maka PPKM merupakan langkah yang tepat. Hal ini agar tenaga kesehatan tidak kewalahan, seperti saat kapasitas rumah sakit (RS) yang penuh. Apabila kasus semakin tinggi dan RS tidak bisa menampung, maka kemungkinan besar pasien Covid-19 akan berada di rumah.
Sementara kondisi rumah setiap orang berbeda, dari sisi luas bangunan, jumlah keluarga, dan lainnya. “Bisa jadi masalah. Penularannya semakin kenceng, semakin banyak pasien yang dirawat dirumah-rumah, dampak secara multiple sangat besar,” kata Rimawan.
Di masa pandemi, tidak bisa mengharapkan perekonomian akan berjalan baik, termasuk pertumbuhan yang mencapai angka tertentu. Menurut Rimawan, pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak akan sama antara sebelum dan selama pandemi.
“Karena ekonomi berasal dari kerumunan dan mobiltias. Sekarang yang dihajar kerumunan dan mobilitas, roh dari ekonomi,” katanya. “Ngomongin pertumbuhan [ekonomi di masa pandemi] tidak relevan, sekarang berpikir untuk bertahan.”
BACA JUGA : Begini Gambaran Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Jogja
Sesuatu yang saat ini bisa diupayakan yaitu menggeser transaksi fisik menjadi transaksi daring. Terkait dengan mengembalikan perekonomian baru bisa setelah kondisi membaik dan aman. “Cek aja pendapat dari peraih nobel ekonomi, tidak ada ungkapan di masa pandemi geber lah pertumbuhan ekonomi. Di masa pandemi kesehatan menjadi panglima, utamakan selamat,” kata Rimawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua puluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk memulihkan sisa-sisa reruntuhan, mempercantik tata kota, dan menyembuhkan luka fisik
Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB.
Kemnaker membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 hingga 9 Juni 2026 dengan 24 kejuruan sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengajak partai politik memperkuat kaderisasi perempuan guna meningkatkan keterwakilan politik perempuan di Indonesia.
Menpar Widiyanti memastikan kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta menghadapi lonjakan wisatawan saat libur sekolah 2026.
Pemerintah mulai menerapkan aturan baru DHE SDA pada 1 Juni 2026. Eksportir nonmigas wajib menempatkan 100% devisa hasil ekspor di dalam negeri.