Di Bali, Tukang Ojol Terima Vaksinasi yang Pertama

Di Bali, Tukang Ojol Terima Vaksinasi yang PertamaPengantar barang. Kini mulai tumbuh pelaku UMKM baru, yang lebih banyak digawangi para milenial. - Grab Indonesia
28 Februari 2021 19:57 WIB Mutiara Nabila Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pengemudi ojek daring Grab di Bali menjadi penerima vaksin Covid-19 dosis pertama untuk vaksinasi petugas pelayanan publik di sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan sangat senang sektor pariwisata bisa ikut segera mendapatkan vaksin Covid-19. Pasalnya, selama ini sektor pariwisata menjadi salah satu sektor perekonomian paling berat terhantam pandemi.

“Senang banget hari ini, harapan yang sempat kami sampaikan sebelumnya sudah langsung bisa dilanjutkan, direalisasikan gagasan vaksinasi pada kerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali dan di seluruh Indonesia oleh Bapak Menteri Kesehatan,” ujar Menparekraf Sandiaga pada konferensi pers, Minggu (28/2/2021).

Sandi mengatakan, para pengemudi ojek daring mendapatkan vaksin pertama atas kolaborasi bersama dunia usaha.

“Kita siap sukseskan vaksinasi, dengan hashtag Kita versus Corona, hasil kolaborasi bareng sama temen dari Grab, juga dari dunia usaha, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Bali karena mereka kemarin ada juga,” ujarnya.

Harapannya, selain pengemudi Grab, hari ini ada sekitar 3.000 pekerja pariwisata yang hadir yang mendapatkan vaksin hari ini di Grab Vaccine Center di Bali.

Sandi berharap vaksinasi tersebut bisa menjadi satu langkah kolosal dalam pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ini sejarah, kita percepat langkah untuk mengatasi wabah pariwisata. Bali selalu menginspirasi seluruh dunia dan hari ini gerak cepat, gerak bersama, dan gaspol untuk vaksinasi ini. Alhamdulillah bisa diwujudkan oleh Bapak Menteri Kesehatan,” tuturnya.

Sandi berpesan kepada para penerima vaksin hari ini agar tetap tenang. Dia memastikan bahwa disuntik vaksin tidak sakit dan berharap tidak akan sampai ada reaksi serius.

“Tetap 3M, memakai masker, menjaga jarak dan yang harus kita pastikan rajin mencuci tangan. Pemerintah juga gencarkan 3T, testing, tracing and treatment,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sandi mengatakan proses vaksinasi memang merupakan perjalanan panjang. Namun, ini bisa menjadi awal dari penyelesaian Covid-19 setelah banyak sekali masyarakat yang terdampak. Dari sektor pariwisata sendiri sudah 34 juta orang.

“Kita optimistis karena kita sudah melihat titik terang. Mari Kita Lawan Covid 19 bersama, Insyaallah kita pasti menang,” imbuh Sandi.

Sumber : bisnis.com