Advertisement
Alfamind, Cara Alfamart Ikut Gerakkan Perekonomian di Tengah Pandemi
Tangkapan layar saat digelarnya webinar bertajuk Calon Pengusaha Merintis Toko Ritel Virtual di Tengah Pandemi??? Kenapa Tidak!!, Selasa (30/3/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Alfamart mendorong munculnya pengusaha baru dan menggerakkan roda perekonomian di tengah pandemi Covid-19 dengan teknologi digital, aplikasi toko virtual Alfamind.
Kegiatan pengenalan Alfamind tersebut dikemas dalam bentuk webinar yang bekerja sama dengan Harian Jogja. Webinar bertajuk Calon Pengusaha Merintis Toko Ritel Virtual di Tengah Pandemi??? Kenapa Tidak!! yang digelar, Selasa (30/3/2021) tersebut diikuti puluhan peserta.
Advertisement
Regional Corporate Communication Manager Alfamart, Firli Firlandi mengatakan melalui kegiatan ini perusahaannya berusaha membuka wawasan masyarakat, khususnya yang ada di DIY untuk dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mendorong pergerakan ekonomi. “Alfamart ingin mengajak masyarakat DIY aktif, menggerakkan roda perekonomian,” ucap Firli, Selasa.
Firli mengatakan Alfamind ini menjadi salah satu terobosan yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk merintis usahanya, secara digital. “Kami berharap bisa merangsang masyarakat menjadi owner store. Mereka bisa sembari memanfaatkan waktu senggang dan mendapat pemasukan. Teknologi digital ini membantu agar dapur tetap ngebul,” ujarnya.
BACA JUGA
Regional Marketing Virtual Store Alfamart, Muhamad Nasir menambahkan kemajuan teknologi digital termasuk Internet tidak bisa terhindarkan lagi. Sehingga masyarakat pun harus bisa menangkap peluang perkembangan teknologi digital tersebut.
Dia mengharapkan muncul store owner Alfamind yang juga dapat menangkap peluang dari perkembangan teknologi digital ini. Alfamart, kata dia, akan mendampingi calon pengusaha tersebut dengan berbagai materi.
“Akan ada sosialisasi yang merupakan kelas perdana mengenal tentang Alfamind. Kemudian ada kelas new store owner program yang merupakan lanjutan untuk yang baru pertama join mengenal aplikasi dan digital marketing dasar,” ucap Nasir.
Selain juga nantinya ada Alfamind business class yang merupakan kelas expert dengan materi beragam dan menarik. “Kelas digital marketing lanjutan yang akan kami lakukan agar sobat Alfamind dapat menambah omzet, dan banyak lagi lainnya,” ucapnya.
Regional Marketing Virtual Store Alfamart, Imam Santoso menjelaskan alasan Alfamind harus menjadi pilihan untuk calon pengusaha. Pertama, meski modal minim tetap bisa merintis usaha; kedua, jualan pasti untung; ketiga, segudang barang dagangan; dan keempat, bebas ribet operasional. “Mulai sistem proses order pengiriman sudah dibantu Alfamart. Sementara yang kelima, bisa kapan saja dan di mana saja,” ujarnya.
Tak cukup sampai di situ, store owner Alfamind dapat memperoleh point reward yang dapat ditukarkan. “Kami memberi pelatihan terpadu. Dengan begitu, store owner tidak perlu bingung karena sudah didukung jaringan kuat Alfamart,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
Advertisement
Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Konsumsi BBM Naik 28 Persen, Pertamina Jamin Stok Aman Saat Lebaran
- Harga Minyak Naik Tekan Rupiah Mendekati Level Psikologis
- Inflasi DIY Maret 2026 Diprediksi Nyaris 1 Persen
- Update Harga Emas Hari Ini: Stabil di Rp2,26 Juta per Gram
- Investor Baru Jogja Tembus Ribuan dalam Sebulan
- Koperasi Desa Bakal Sediakan Kredit, Bunga Dipatok 6 Persen per Tahun
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Advertisement







