Advertisement
Vaksinasi Pacu Pertumbuhan Industri Manufaktur
Pekerja menyelesaikan pembuatan perangkat alat elektronik rumah tangga di PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/8/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Perkembangan kegiatan vaksinasi dinilai sebagai katalis positif yang membuat manufaktur ekspansif pada Maret lalu.
IHS Markit melaporkan perolehan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia periode Maret tercatat sebesar 53,2 atau tertinggi dalam satu dekade.
Kepala Center of Industry, Trade, and Investment Indef Andry Satrio Nugroho mengatakan capaian PMI menunjukkan kepercayaan terhadap kondisi global terkini.
BACA JUGA : Pedagang Malioboro Berharap Vaksinasi Pulihkan Ekonomi
"Meskipun kemarin ada beberapa kejadian yang tidak dapat diprediksi seperti terjebaknya kapal vesel Ever Given di Terusan Suez, tetapi dibanding tahun lalu kepercayaan pelaku industri sudah lebih baik," katanya kepada Bisnis, Jumat (2/4/2021).
Andry menilai dengan kondisi saat ini dan perkembangan vaksinasi yang cukup positif membuat kepercayaan pelaku industri manufaktur mulai ikut membaik.
Menurutnya tentu capaian perlu dipertahankan guna mendorong pemulihan perekonomian. Salah satunya adalah melalui vaksinasi.
Kendati protokol kesehatan masih diterapkan pascavaksinasi, tetapi perlahan aktivitas ekonomi mulai bangkit.
Advertisement
BACA JUGA : BPD DIY Dukung Pembangunan Tol Jogja-Solo untuk Pacu
"Saat ini kita tinggal melihat bagaimana distribusi vaksin gotong royong atau vaksinasi pelaku usaha dan karyawan swasta yang menurut saya akan meningkatkan kepercayaan dan mempercepat dibukanya kembali aktivitas ekonomi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Advertisement
Berita Populer
- KAI Daop 6 Tebar Diskon Tiket 30 Persen hingga 10 Januari 2026
- Perputaran Uang di DIY Tembus Rp9 Triliun Selama Libur Nataru
- Harga Emas Galeri 24, UBS, dan Antam Turun Hari Ini
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
- OJK DIY Catat Industri Jasa Keuangan Tumbuh Stabil
- Penjualan Bakpia dan Wingko Pasar Ngasem Ditarget Naik 50 Persen
Advertisement
Advertisement




