PLN Mendukung Pengembangan Ekosistem Electric Vehicle

PLN Mendukung Pengembangan Ekosistem Electric VehiclePT PLN (Persero) siap mendukung program pemerintah terkait percepatan implementasi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau Electric Vehicle (EV) dengan terus berupaya menyiapkan suplai daya yang cukup untuk kebutuhan demand Electric Vehicle (EV). - Istimewa
12 Juni 2021 16:17 WIB Media Digital Ekbis Share :

Harianjogja.com, SEMARANG—PT PLN (Persero) siap mendukung program pemerintah terkait percepatan implementasi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau Electric Vehicle (EV) dengan terus berupaya menyiapkan suplai daya yang cukup untuk kebutuhan demand Electric Vehicle (EV).

Irfan, salah satu pemilik Mobil Listrik Kota Lunpia dan sekaligus pengguna SPKLU yang telah di bangun oleh PLN yang berlokasi di Jalan Pemuda no 93, mengatakan bahwa pelayanan pengisian pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bagi pengguna mobil listrik yang disediakan PLN sudah bagus, harapannya agar sarana SPKLU diperbanyak lagi di perbagai lokasi contohnya di Bandara, Pusat perbelanjaan dan lokasi strategis lainnya sehingga pemilik mobil listrik bisa lebih mudah melakukan pengisian baterai Moblisnya.

“Selama 3 bulan menggunakan mobil listrik ini untuk mendukung mobilitas usahanya, keuntungan yang didapat meningkat kisaran 20%, hal ini dikarenakan dengan menggunakan mobil listrik cukup men-charge baterai dan biaya perawatan mobil listrik juga minim sekali. Pelayanan SPKLU juga sudah bagus hanya saja mungkin bisa diperbanyak lagi sarana SPKLU,” ujarnya.

Di sisi lain, Manager PLN UP3 Semarang, Eric Rossi Priyo Nugroho menjelaskan untuk saat ini SPKLU fast charging di Wilayah Semarang baru berlokasi di Kantor PLN UP3 Semarang, namun SPKLU skala kecil ada di beberapa lokasi kota semarang.

“SPKLU di UP3 Semarang ini berjumlah 2 unit, yaitu fast charging dan normal charging. Untuk unit fast charging berkapasitas 22 KW mampu mengisi penuh daya baterai mobil hanya dalam 90 menit dari kondisi baterai telah terisi 50%,” terang Eric.

Masyarakat juga dapat mengecek lokasi SPKLU terdekat melalui Aplikasi Charge.In. Ke depannya, seiring bertambahnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, PLN tentunya akan menambah jumlah SPKLU di lokasi-lokasi lainnya agar masyarakat pengguna kendaraan listrik dapat dengan nyaman mengakses ketersediaan tenaga listrik sesuai kebutuhannya.

Saat ini, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Semarang mempunyai daya terpasang 2310 MVA dengan beban pemakaian tertinggi 549 MVA, sehingga masih sangat memungkinkan lebih banyak SPKLU di tempat tempat lain sampai ke pelosok yang membutuhkan. Hal tersebut juga dikarenakan jaringan listrik PLN sudah terpasang sampai ke pelosok pedesaan. (ADV)