Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, SCH Lakukan Aksi Resik Kali dan Pelepasan 3.000 Bibit Ikan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, SCH Lakukan Aksi Resik Kali dan Pelepasan 3.000 Bibit IkanMemperingati hari lingkungan hidup sedunia, beragam aksi nyata yang berdampak positif terhadap lingkungan dilaksanakan. - Istimewa
14 Juni 2021 15:37 WIB Media Digital Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN – Memperingati hari lingkungan hidup sedunia, beragam aksi nyata yang berdampak positif terhadap lingkungan dilaksanakan. Upaya pelestarian lingkungan guna keberlangsungan ekosistem terus menjadi perhatian semua pihak. Pembangunan harus selalu sejalan dengan tetap memperhatikan lingkungan sekitar serta ekosistem didalamnya. Seperti yang dilakukan oleh Sleman City Hall.

Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sleman City Hall menggalakan aksi resik kali dan pelepasan 3.000 bibit ikan di Sungai Denggung, Sleman. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dusun Denggung Ibu Yanti, Kepala Lurah Tridadi, Bapak H. Kabul Mudji Basuki, serta Camat Sleman, Bapak Mustadi, S.Sos., M.M. Segenap manajemen Sleman City Hall beserta jajaran board of director PT Garuda Mitra Sejati turut berpartisipasi dalam aksi ini. 

.Acara dimulai dengan pembersihan lingkungan sekitar sungai serta yang berada di dalam sungai. Seluruh manajemen Sleman City Hall bahu-membahu dalam melakukan aksi ini, dari memungut sampah di dasar sungai dan di sekiling sungai serta memotong rumput liar disekitar area. Selanjutnya bersama-sama melakukan pelepasan 3.000 bibit ikan. 

Tidak hanya pembersihan kali dan pelepasan bibit ikan, Sleman City Hall juga telah melakukan aksi penanaman bibit pohon serta memiliki ruang terbuka hijau untuk mendukung kelestarian lingkungan. Aksi ini diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada seluruh elemen masyarakat untuk kita bersama-sama lebih peduli dengan lingkungan sekitar, lebih menyanyangi alam, serta bertanggungjawab terhadap keberlangsungan ekosistem yang dapat dimulai dari langkah-langkah kecil menuju perubahan besar yang lebih baik kedepannya.

Selama aksi resik kali dan pelepasan bibit ikan, manajemen SCH tetap menjalankan protokol kesehatan. Pertama dengan menyemprotkan cairan handsanitizer dan dilakukan pengecekan suhu tubuh. Kemudian di sekitar area juga diwajibkan untuk selalu menggunakan masker serta tetap menjaga jarak. Setelah acara selesai, seluruh partisipan juga diwajibkan untuk mencuci tangan guna kebersihan, keamanan, serta kenyamanan. (ADV)