Gojek  Vaksinasi  Semua Mitra di 29 Kota/Kabupaten

Gojek  Vaksinasi  Semua Mitra di 29 Kota/KabupatenTangkapan diskusi daring Program Vaksinasi di Industri Transportasi Percepat Pemulihan Mobilitas Masyarakat, Selasa (15 - 6). Dari kiri: Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani, chief Transport Officer Gojek Raditya Wibowo; Director of Center for Policy and Public Management Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) Yudo Anggoro. Jogja/Herlambang Jati Kusumo
16 Juni 2021 07:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gojek mendukung percepatan vaksinasi untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menggelar vaksinasi bagi  para mitra Gojek di puluhan Kota/ Kabupaten telah divaksin.

Vaksinasi bagi mitra Gojek ini digelar berkolaborasi dengan Halodoc, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. “Saat ini sudah terjangkau mitra driver kami di 29 Kota/ Kabupaten. Kami usahakan secepatnya, jangkauan semakin luas,” ucap Chief Transport Officer Gojek, Raditya Wibowo dalam Diskusi Program Vaksinasi di Industri Transportasi Percepat Pemulihan Mobilitas Masyarakat, Selasa (15/6/2021).

Raditya mengatakan Gojek berkomitmen menjaga para mitra yang berhubungan langsung dengan para customer sejak awal pandemi. Misalnya dengan  Zona Nyaman J3K (Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan),  melengkapi driver dengan alat perlindungan diri, pemasangan sekat pelindung, dan berbagai upaya lain.

“Harapannya dengan vaksinasi ini juga semakin memberikan rasa aman, nyaman. Di aplikasi kami juga tampilkan status vaksinasi dari mitra driver kami,” ujarnya.

Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan  Ahmad Yani mengapresiasi langkah yang diambil Gojek dalam mendukung percepatan vaksinasi. “Kebijakan vaksinasi memang keniscayaan dimasifkan. Terima kasih teman-teman Gojek,” kata dia.

Menurutnya, para mitra driver merupakan garda terdepan yang membantu melayani publik, sudah sepatutnya mendapatkan prioritas. “Sebagai garda terdepan jangan sampai tertular atau menularkan virus, sehingga vaksinasi ini penting sekali,” ucapnya.

Director of Center for Policy and Public Management Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), Yudo Anggoro mengungkapkan vaksinasi ini penting untuk memberi kepercayaan dan rasa aman kepada publik.

“Lebih baik memang di rumah, tetapi kadang ada aktivitas yang tidak memungkinkan dilakukan di rumah. Berdasar riset kami, jika seseorang tidak ada kendaraan pribadi, akan menggunakan transportasi online. Mereka ingin yang sudah divaksin atau tersedia protokol kesehatan yang ketat,” ucap Yudo.